
AS dan Iran capai kesepakatan damai, penandatanganan digelar 19 Juni

Foto yang diabadikan pada 11 April 2026 ini menunjukkan pemandangan interior pusat pers untuk pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan. (Xinhua/Wang Shen)
Islamabad, Pakistan (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif pada Senin (15/6) dini hari waktu setempat mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mencapai kesepakatan perdamaian setelah negosiasi intensif, dengan upacara penandatanganan resmi dijadwalkan pada 19 Juni di Swiss.
Dalam pernyataan yang diunggah di platform X, Sharif mengatakan bahwa kedua pihak telah menyepakati "penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon."
Sang PM mengatakan bahwa para mediator akan memfasilitasi serangkaian pertemuan pekan ini yang bertujuan mempersiapkan pelaksanaan perjanjian tersebut.
Sharif mengatakan bahwa diskusi praimplementasi ini akan menjadi landasan bagi pembicaraan teknis dan upacara penandatanganan resmi.
PM Pakistan tersebut menyampaikan terima kasih kepada AS dan Iran atas komitmen mereka untuk menyelesaikan konflik melalui jalur diplomatik, serta mengapresiasi peran yang dimainkan para mitra regional dalam proses mediasi.
Presiden AS Donald Trump beberapa menit kemudian juga mengatakan bahwa kesepakatan AS-Iran "kini telah tuntas" dan dia telah mengotorisasi pencabutan segera blokade laut Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Warga Palestina tewas ditembak tentara Israel di Tepi Barat bagian utara
Indonesia
•
17 May 2023

Pemerintah Arab Saudi renovasi situs bersejarah Islam
Indonesia
•
12 Apr 2021

China keluarkan izin komersial pertama untuk layanan kemudi nirawak
Indonesia
•
27 Feb 2022

China serukan DK PBB buat penyesuaian terhadap mekanisme sanksi Afghanistan
Indonesia
•
15 Dec 2023


Berita Terbaru

Analisis – Israel resmi izinkan pasukan internasional masuk Gaza, apa dampaknya bagi masa depan wilayah itu?
Indonesia
•
31 Jul 2026

Fokus Berita – Mengapa AS dan Arab Saudi tiba-tiba bersatu menyerang Irak? Ini yang dikhawatirkan para analis
Indonesia
•
31 Jul 2026

Mengapa badan intelijen baru Jepang memicu perdebatan? Ini yang dipersoalkan para kritikus
Indonesia
•
31 Jul 2026

Hamas setujui rencana pelucutan senjata bertahap di Gaza, gencatan senjata masuki babak baru
Indonesia
•
31 Jul 2026
