
Trump klaim Iran terus minta kesepakatan, perang diprediksi berakhir tahun ini

Seorang wanita melintasi jalan di Teheran, Iran, pada 8 Juni 2026. (Xinhua)
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Ahad (13/9) mengatakan bahwa dia memperkirakan perang dengan Iran akan berakhir tahun ini, kemungkinan setelah pemilihan umum (pemilu) paruh waktu AS yang dijadwalkan pada November nanti.
"Perang ini akan berakhir tepat setelah pemilu paruh waktu. Harga bensin akan turun drastis," kata Trump kepada para wartawan saat berkunjung ke Irlandia.
"Iran sangat ingin membuat kesepakatan. Mereka menelepon terus-menerus. Mereka ingin membuat kesepakatan. Mereka harus membuat kesepakatan yang tepat. Saya tidak akan membuat kesepakatan yang buruk," ujarnya.
Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penghentian perang di kawasan tersebut. Berdasarkan MoU itu, mereka dijadwalkan menggelar perundingan dalam kurun waktu 60 hari, yang berakhir pada 17 Agustus, guna mencapai kesepakatan akhir.
Namun, nasib perundingan tersebut masih belum jelas menyusul eskalasi permusuhan baru-baru ini antara kedua negara tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pejabat Palestina tuding Israel berusaha kuasai 3.750 situs arkeologi di Tepi Barat
Indonesia
•
06 Jul 2026

Iran laporkan 54 awak kapal tewas dan 253 kapal hancur sejak konflik dimulai
Indonesia
•
11 Jun 2026

China siap dorong hubungan dengan Australia berdasarkan prinsip saling menghormati
Indonesia
•
22 Dec 2022

Iran sebut peluang untuk hidupkan perjanjian nuklir tak selamanya terbuka
Indonesia
•
29 Dec 2022


Berita Terbaru

Lebih dari 500 tentara tewas dan 1.500 luka, serangan Houthi ubah peta perang Yaman
Indonesia
•
14 Sep 2026

Opini – Memulihkan kepercayaan: Tempat yang layak bagi Taiwan di dunia bebas
Indonesia
•
15 Sep 2026

Lebih dari 720.000 pelajar Palestina kehilangan akses ke pendidikan dasar
Indonesia
•
15 Sep 2026

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026
