Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara

Orang-orang mengunjungi Merlion Park di Singapura pada 7 April 2022. (Xinhua/Then Chih Wey)

Penularan virus Nipah saat ini diyakini terjadi terutama melalui kontak dengan kelelawar atau mengonsumsi getah pohon kurma atau buah-buahan yang terkontaminasi kelelawar.

 

Singapura (Xinhua/Indonesia Window) – Singapura akan meningkatkan pemeriksaan kesehatan di Bandar Udara (Bandara) Changi setelah merebaknya wabah virus Nipah di Benggala Barat, India, termasuk pemeriksaan suhu tubuh untuk penerbangan dari area-area yang terdampak, seperti disampaikan otoritas setempat.

Peringatan kesehatan akan diberikan kepada para pelancong di titik-titik masuk Singapura, menyarankan para pelancong masuk (inbound) untuk mencari bantuan medis jika mereka merasa tidak sehat setelah bepergian, dan memberikan panduan kepada para pelancong keluar (outbound) mengenai langkah-langkah pencegahan kesehatan, kata Badan Penyakit Menular (Communicable Diseases Agency/CDA) Singapura dalam sebuah pernyataan pada Rabu (28/1).

Kementerian Tenaga Kerja Singapura juga meningkatkan pengawasan terhadap pekerja migran yang baru tiba dari Asia Selatan, tambah pernyataan itu.

Penularan virus Nipah saat ini diyakini terjadi terutama melalui kontak dengan kelelawar atau mengonsumsi getah pohon kurma atau buah-buahan yang terkontaminasi kelelawar. CDA mengungkapkan program pemantauan hayati (bio-surveillance) yang terus dilakukan untuk memantau populasi kelelawar di Singapura sejak 2011 belum mendeteksi keberadaan virus tersebut.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait