
Raksasa teknologi China fasilitasi pembayaran seluler bagi turis mancanegara

Seorang turis memindai kode QR pada sebuah kendaraan penjual nirawak untuk berbelanja di Taman Hutan Nasional Binhu di Hefei, Provinsi Anhui, China timur, pada 11 Oktober 2022. (Xinhua/Guo Chen)
Alipay dan WeChat Pay, dua aplikasi pembayaran utama di China, baru-baru ini mengizinkan para pengguna asing untuk menautkan kartu kredit internasional ke platform mereka, sebuah langkah yang akan sangat memudahkan para pelancong asing di lembaga nontunai China.
Tianjin, China (Xinhua) – Alipay dan WeChat Pay, dua aplikasi pembayaran utama di China, baru-baru ini mengizinkan para pengguna asing untuk menautkan kartu kredit internasional ke platform mereka, sebuah langkah yang akan sangat memudahkan para pelancong asing di lembaga nontunai China.Para pelancong internasional dapat menautkan kartu asing mereka, termasuk Visa dan Mastercard, ke aplikasi Alipay dan WeChat Pay melalui beberapa langkah sederhana, yang akan membuat mereka dapat menggunakan ponsel cerdas untuk membayar pedagang di seluruh China, mulai dari toko dan restoran hingga penyedia layanan transportasi, urai Jin Yaoyao, manajer produk internasional di Alipay."Kami berharap semakin banyak konsumen mancanegara dapat merasakan skenario pembayaran seluler di China," ujar Jin.Pembayaran seluler di China mengalami perkembangan pesat sejak aplikasi seluler menjadi metode pembayaran utama di negara itu, sehingga memicu ledakan di bidang e-commerce.Sebelumnya, para turis mancanegara diharuskan memiliki rekening bank China dan menautkannya dengan platform pembayaran digital agar dapat melakukan pembayaran seluler, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi mereka yang mengunjungi China untuk perjalanan jangka pendek atau tujuan bisnis.Alipay dan WeChat Pay, masing-masing adalah platform milik Ant Group dan Tencent, juga telah menerapkan beberapa kebijakan preferensial untuk meningkatkan pengalaman pembayaran bagi turis internasional, seperti membebaskan biaya transaksi untuk pembayaran di bawah 200 yuan atau sekitar 27,85 dolar AS."Menautkan kartu kredit Visa saya cukup mudah. Hal ini menghindari momen canggung saat saya harus meminta teman lokal saya untuk membayari dan memberi mereka uang tunai," ungkap Louis, seorang pelancong asal Prancis di Kota Tianjin, China utara.Karena China sedang menjadi tuan rumah berbagai acara internasional pada tahun ini, seperti Pesta Olahraga Universitas Sedunia (Universiade) Federasi Olahraga Universitas Internasional (FISU) dan Asian Games Hangzhou, jumlah pelancong mancanegara yang masuk diperkirakan akan meningkat.Mengizinkan para pelancong internasional mengakses jaringan pembayaran seluler dengan lebih mudah dapat meningkatkan pengalaman mereka di China untuk keperluan bisnis dan perjalanan, serta menciptakan lingkungan eksternal yang lebih kondusif bagi keterbukaan ekonomi dan sirkulasi internasional berkualitas tinggi, ujar Zeng Gang, direktur Institusi Shanghai untuk Keuangan dan Pembangunan.Pasar pembayaran seluler China merupakan salah satu yang paling maju di dunia. Pembayaran nontunai yang ditangani oleh bank-bank China terus mengalami ekspansi yang stabil pada 2022, dengan pembayaran elektronik mempertahankan momentum pertumbuhannya, ungkap sebuah laporan dari People's Bank of China (PBOC), bank sentral negara tersebut.Pembayaran nontunai melalui kartu bank, kendaraan pembayaran elektronik, surat berharga komersial, transfer kredit, dan pembayaran lainnya, mencapai 4.805,77 triliun yuan pada tahun lalu, naik 8,84 persen secara tahunan (year on year/yoy), menurut laporan PBOC.*1 yuan = 2.112 rupiah**1 dolar AS = 15.171 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Helikopter Ingenuity NASA tuntaskan 50 penerbangan di Mars
Indonesia
•
19 Apr 2023

Inisiatif untuk lindungi gletser diluncurkan di Paviliun China dalam COP28
Indonesia
•
04 Dec 2023

Ilmuwan China identifikasi gen kunci untuk lawan parasit tanaman
Indonesia
•
18 Feb 2025

China masih jadi pasar robot industri terbesar di dunia
Indonesia
•
23 Aug 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
