
TikTok berkembang jadi aplikasi perencanaan perjalanan yang populer di Spanyol

Foto dokumentasi tak bertanggal ini menunjukkan logo Kantor TikTok Los Angeles di Culver City, Los Angeles County, Amerika Serikat. (Xinhua)
Algoritma TikTok, yang memprioritaskan konten sangat menarik, telah memungkinkan berbagai merek dan influencer untuk mempromosikan destinasi yang kurang dikenal, sehingga memicu tren viral di kalangan anak muda.
Madrid, Spanyol (Xinhua) – TikTok telah menjadi salah satu aplikasi paling populer di Spanyol untuk perencanaan perjalanan liburan, menurut sebuah studi gabungan yang dilakukan oleh firma analisis pemasaran Alkemy Iberia dan Interactive Advertising Bureau (IAB).Menganalisis 1,7 juta komentar terkait pariwisata di berbagai jejaring media sosial, studi ini menyoroti peran TikTok dalam memberikan saran destinasi yang beragam kepada para pengguna dalam hitungan menit."Kami melihat bahwa TikTok mengonsolidasikan dirinya sebagai agen perjalanan," ujar Borja Lorenzo, Direktur Pemasaran Alkemy Iberia sekaligus pemimpin penelitian ini. Dia menjelaskan bahwa TikTok menjadi platform andalan untuk perencanaan perjalanan, menawarkan pengguna wawasan cepat tentang berbagai destinasi melalui format video.Selain itu, indikator makroekonomi dan data penggunaan menunjukkan adanya peningkatan dalam perjalanan dan kunjungan ke destinasi wisata, yang berkorelasi dengan lonjakan basis pengguna global TikTok, terutama di Spanyol. Studi ini menganalisis interaksi pengguna di kolom komentar tentang berbagai aspek pariwisata seperti destinasi, penerbangan, kapal pesiar, akomodasi, atau penyewaan kendaraan.
Orang-orang mengunjungi stan pameran China dalam Pameran Pariwisata Internasional 2024 (FITUR 2024) di Madrid, Spanyol, pada 24 Januari 2024. (Xinhua/Gustavo Valiente)
Foto yang diabadikan pada 27 Desember 2022 ini menunjukkan pemandangan Guadalupe di Extremadura, Spanyol. (Xinhua/Gustavo Valiente)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penemu Jepang kenalkan teknologi kaos kesehatan 'RELIVE WEAR' untuk kuatkan tubuh
Indonesia
•
16 Apr 2025

Arkeolog sebut "atap dunia" telah dihuni sejak 50.000 tahun silam
Indonesia
•
25 Jan 2024

Bumi menjadi “tenang” selama masa “lockdown”
Indonesia
•
06 Apr 2020

Teknologi China bantu Malaysia beralih ke energi rendah karbon
Indonesia
•
17 Aug 2022


Berita Terbaru

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi: Tinggal di lingkungan yang banyak pohon bantu turunkan risiko depresi pada lansia
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi ungkap tanaman 'tahu' kapan harus tumbuh, temuan ini bisa tingkatkan hasil panen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ilmuwan temukan cara baru bakteri cepat kebal terhadap antibiotik, buka peluang pengobatan lebih efektif
Indonesia
•
28 Jul 2026
