
Gara-gara kucing, Percy temukan inovasi yang 'menyelamatkan' jiwa

Ilustrasi. Sebuah 'mata kucing' di pasang di jalur tengah jalan raya. (Indonesia Window/Canva)
Reflektor Catseye® memantulkan kembali lampu depan kendaraan kita, sehingga membantu penglihatan pengemudi dalam kondisi gelap.
Suatu malam yang berkabut di tahun 1933, seorang pengusaha bernama Percy Shaw sedang mengemudi pulang dari pub di Yorkshire, Inggris. Jalanan yang dia lewati berkelok-kelok dan sulit dilihat. Tiba-tiba, dua titik terang memantul kembali ke arahnya dari pinggir jalan. Percy mengerem mendadak.
Titik-titik bercahaya itu ternyata berasal dari seekor kucing. Meskipun sempat terkejut, mungkin si kucing ini-lah yang telah ‘menyelamatkan nyawanya’ malam itu. Jika Percy terus mengemudi, bisa-bisa dia keluar dari jalur.
Itulah saat Percy mendapatkan momen ‘eureka'-nya. Dalam benaknya muncul gagasan: ‘Bagaimana caranya supaya jalanan dapat ‘bersinar’ dengan cara yang sama seperti mata kucing?’
Dalam waktu satu tahun, Percy berhasil menciptakan reflektor Catseye®. Kini penemuan Percy itu bisa kita lihat dalam bentuk paku-paku yang ditanam di jalanan, yang kita sebut sebagai 'mata kucing'. Reflektor ini memantulkan kembali lampu depan kendaraan kita, sehingga membantu penglihatan pengemudi dalam kondisi gelap.
Sumber: https://www.popsci.com/environment/why-cat-eyes-glow/
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pesawat amfibi AG600 buatan China mulai ‘fatigue test’ skala penuh
Indonesia
•
21 Oct 2024

Peneliti China gunakan kelenjar getah bening yang dikeringkan beku untuk pengobatan tumor
Indonesia
•
23 Mar 2024

Fosil 200 juta tahun ungkap hubungan antara telur serangga dan predator
Indonesia
•
11 Nov 2022

Laporan wadah pemikir Xinhua peringatkan tantangan media dari penyalahgunaan AI
Indonesia
•
15 Oct 2024


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
