
Studi ungkap terapi akupunktur dapat bantu obati kecanduan opioid

Seorang pasien menerima perawatan akupunktur di sebuah klinik sementara di Yangon, Myanmar, pada 28 September 2023. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Akupunktur dapat membantu pengobatan gangguan penggunaan opioid dengan mengurangi dosis metadon, sebuah obat yang digunakan untuk mengurangi kecanduan opioid.
Guangzhou, China (Xinhua) – Akupunktur dapat membantu pengobatan gangguan penggunaan opioid dengan mengurangi dosis metadon, sebuah obat yang digunakan untuk mengurangi kecanduan opioid, menurut sebuah studi terbaru.Terapi rumatan metadon (methadone maintenance treatment/MMT) biasanya digunakan untuk menyembuhkan kecanduan opioid, namun banyak efek samping yang ditimbulkannya sehingga perlu menggunakan dosis serendah mungkin untuk mencapai hasil yang optimal.Menurut makalah yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine, setelah delapan pekan menjalani terapi akupunktur, 62 persen pasien mengurangi dosis metadon hingga 20 persen atau lebih, dibandingkan dengan 29 persen pasien yang menerima terapi akupunktur palsu.Uji coba tersebut, yang dirancang oleh para pakar medis dari Provinsi Guangdong, China selatan, menganalisis 116 penerima MMT yang secara acak ditugaskan untuk menjalani terapi akupunktur atau akupunktur palsu. Titik-titik akupunktur yang dipilih biasanya digunakan untuk mengobati gangguan kejiwaan.Penerima akupunktur dalam uji coba itu juga melaporkan berkurangnya hasrat opioid dan kualitas tidur yang lebih baik, kata Xu Nenggui, salah satu penulis makalah tersebut sekaligus profesor di Guangzhou University of Chinese Medicine.Xu mengatakan bahwa studi itu telah memberikan bukti klinis kuat yang mendukung pengurangan dosis metadon dengan menggunakan akupunktur, sembari menyoroti penerapan prospektif dari intervensi serupa.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China kembangkan terobosan baru untuk lawan kanker pada tanaman
Indonesia
•
17 May 2024

Penelitian: Metana dari kebocoran pipa Nord Stream berpotensi ancam ekosistem
Indonesia
•
12 Dec 2022

Sampel Chang'e-6 buktikan kawah tumbukan tertua di Bulan terbentuk 4,25 miliar tahun silam
Indonesia
•
23 Mar 2025

China ungkap enam temuan arkeologi paling luar biasa pada 2022
Indonesia
•
23 Feb 2023


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
