
3 tahun berlalu, Israel masih memburu pelaku 7 Oktober: 2.000 orang disebut masih hidup

Warga Palestina menghadiri pemakaman massal 112 korban di Gaza City pada 4 Agustus 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Yerusalem (Al-Quds), Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Israel memerintahkan militernya untuk memburu dan membunuh para pelaku yang masih hidup yang berpartisipasi dalam serangan 7 Oktober 2023 pimpinan Hamas di Israel selatan, demikian kata Israel Katz, menteri pertahanan Israel, pada Senin (5/10), seraya menyebut jumlah mereka mencapai 2.000 orang.
Katz mengatakan sekitar 6.000 penyerang melintasi perbatasan dan masuk ke wilayah Israel pada hari serangan itu. Sebanyak 4.000 di antaranya telah tewas, ujarnya. Dia juga mengimbuhkan bahwa dirinya bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memerintahkan militer untuk memburu sisanya.
"Kami telah memerintahkan militer untuk memburu dan membunuh mereka semua, mulai dari yang paling senior hingga yang paling junior," ujar Katz.
Dalam kesempatan terpisah, saat berpidato pada Senin dalam sebuah upacara peringatan kenegaraan di Gunung Herzl di Yerusalem (Al-Quds), Netanyahu mengatakan Israel akan terus memburu orang-orang yang melakukan serangan tersebut dan menyandera para korban, serta mengakhiri pemerintahan Hamas di Gaza.
Serangan yang dipimpin Hamas tersebut menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel, yang kemudian memicu operasi militer besar-besaran oleh Israel di seluruh Jalur Gaza dan telah menewaskan lebih dari 74.200 orang, menurut otoritas kesehatan Gaza.
Israel telah menewaskan sebagian besar petinggi senior Hamas dalam operasi militer selama tiga tahun di Gaza, termasuk Yahya Sinwar dan adik laki-lakinya, Mohammad Sinwar.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jepang mulai buang air laut ke terowongan pelepasan limbah nuklir Fukushima
Indonesia
•
07 Jun 2023

China dan Arab Saudi terus perkuat kerja sama dan komunikasi
Indonesia
•
28 Oct 2022

Tentara Israel klaim telah kuasai 65 persen wilayah Gaza
Indonesia
•
09 Jul 2025

Kedutaan Iran di Jakarta kutuk aksi teror di makam komandan Qassem Soleimani
Indonesia
•
05 Jan 2024


Berita Terbaru

Dari warisan apartheid hingga politik ras, ini sumber ketegangan AS–Afsel
Indonesia
•
07 Oct 2026

Pembongkaran bangunan di Yerusalem Timur catatkan rekor pengungsi terbanyak
Indonesia
•
07 Oct 2026

Prancis diguncang aksi pelajar, 450.000 orang turun ke jalan, 488 ditangkap
Indonesia
•
07 Oct 2026

Fokus Berita – Houthi ancam infrastruktur Saudi, rudal balistik kembali ditembakkan ke wilayah Kerajaan
Indonesia
•
07 Oct 2026
