
Whoosh layani lebih dari 90.000 penumpang selama libur panjang pekan lalu

Foto dokumentasi yang diabadikan dari udara ini menunjukkan rangkaian kereta 'electrical multiple unit' (EMU) sedang bertolak dari Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Tegalluar di Bandung, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Xu Qin)
Program Whoosh Value+ memungkinkan pemilik tiket Whoosh untuk mendapatkan penawaran khusus, diantaranya gratis masuk ke lima tempat wisata populer di Bandung seperti Dusun Bambu hingga Floating Market Lembang.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dikenal sebagai Whoosh, meningkat sepanjang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada pekan lalu dengan volume penumpang mencapai 95.001 pada periode 13-17 Maret. PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) juga bersiap menyambut libur panjang berikutnya dalam rangka Hari Raya Idul Adha pekan depan.
"PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) akan terus menjaga kualitas layanan agar perjalanan penumpang tetap aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi," kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangan resminya.
Adapun rute dengan volume tertinggi selama periode tersebut yaitu Stasiun Halim - Stasiun Padalarang, yang mencakup sekitar 35,2 persen dari total penumpang, dan Stasiun Padalarang - Stasiun Halim dengan sekitar 34,6 persen. Selain rute utama Jakarta-Bandung, Whoosh juga masih menjadi pilihan publik untuk mobilitas antarkawasan di sepanjang trase layanan, khususnya rute pendek seperti relasi Stasiun Halim - Stasiun Karawang dan Stasiun Padalarang - Stasiun Tegalluar.
Volume penumpang Whoosh seringkali mencatat kenaikan setiap kali libur panjang terutama didorong perjalanan dengan tujuan berlibur ke wilayah Bandung dan sekitarnya. Hal ini seiring KCIC yang menawarkan program Whoosh Value+ yang memungkinkan pemilik tiket Whoosh untuk mendapatkan penawaran khusus, diantaranya gratis masuk ke lima tempat wisata populer di Bandung seperti Dusun Bambu hingga Floating Market Lembang.
Dalam sebuah diskusi pada akhir bulan lalu, General Manager Dusun Bambu, Ari Hermanto, menyebut kehadiran Whoosh telah mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan serta memperluas jangkauan pasar. Terdapat layanan shuttle dan tiket masuk gratis ke Dusun Bambu bagi pemilik tiket Whoosh. Hingga April 2026, tercatat lebih dari 108.000 penumpang Whoosh telah berkunjung ke Dusun Bambu yang didorong dengan adanya fasilitas shuttle dan tiket masuk gratis bagi penumpang kereta cepat.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Transaksi ‘mobile money’ di Kenya stagnan pada 2023 di tengah inflasi tinggi
Indonesia
•
23 Jan 2024

Cadangan devisa India anjlok jadi 528 miliar dolar AS pada Oktober
Indonesia
•
24 Oct 2022

Ladang gas serpih China catat akumulasi ‘output’ lebih dari 53 miliar meter kubik
Indonesia
•
16 Dec 2022


Berita Terbaru

Fokus Berita – Rumput Laut Indonesia jadi sumber pendapatan ganda: Komoditas dan kredit karbon
Indonesia
•
09 Sep 2026

Embargo AS bikin Kuba rugi 142,7 triliun rupiah, dokter operasi dengan lampu ponsel
Indonesia
•
08 Sep 2026

Perang Iran bikin warga AS tekor 1.765 triliun rupiah, biaya terus naik 17,6 miliar rupiah tiap 2 menit
Indonesia
•
08 Sep 2026

Fokus Berita – 12 perusahaan energi Indonesia debut di Taiyuan, hampir 50 perusahaan China tertarik pasar RI
Indonesia
•
07 Sep 2026
