
Permintaan EV kian meningkat di Indonesia, merek-merek China rajai pasar

Orang-orang menghadiri acara peluncuran kendaraan baru di stan Wuling dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 di Tangerang, Provinsi Banten, pada 14 Agustus 2023. (Xinhua/Xu Qin)
Wuling Air EV China merajai 78 persen pangsa pasar EV di Indonesia, diikuti oleh Hyundai Motor asal Korsel dengan 20 persen dan Toyota asal Jepang dengan 1,4 persen.
Jakarta (Xinhua) – Sudah tiga bulan Angga Mahardika (32) melakukan perjalanan pulang pergi dari kediamannya di Bekasi, Provinsi Jawa Barat, ke kantornya yang berlokasi di Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta setiap hari menggunakan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) baru miliknya, yakni Wuling Air EV buatan China.Baginya, mengendarai EV tidak hanya memberikan pengalaman mengemudi yang lebih tenang dan nyaman di jalan, tetapi juga memungkinkannya menghemat lebih banyak uang."Sebelum memiliki Air EV, saya biasanya menghabiskan uang sekitar 2.000.000 rupiah per bulan hanya untuk bahan bakar, tetapi kini saya hanya perlu merogoh kocek sebesar 800.000 rupiah untuk pengisian daya," ujar Angga kepada Xinhua dalam sebuah pertemuan belum lama ini.Dia menuturkan bahwa dirinya memilih EV asal China tersebut karena itu merupakan EV berdesain modern termurah yang dapat dia temukan di Indonesia. Mobil hatchback berkapasitas empat kursi itu memiliki bodi yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan mobil EV lainnya."(Harga) Wuling Air EV terjangkau, dan saya rasa banyak warga kelas menengah yang mampu membelinya. Mengapa kita harus membeli mobil yang harganya lebih mahal dan mengeluarkan lebih banyak polusi?" ujar Angga.Penetrasi EV di Indonesia sedang mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan semakin populernya EV buatan China, bersaing ketat dengan EV produksi Jepang dan Korea Selatan (Korsel).Menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan EV di perekonomian terbesar di Asia Tenggara tersebut meningkat pesat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2020, hanya 125 unit EV dari segala merek yang terjual. Pada 2021, penjualan EV meningkat menjadi 687 unit dan terus meningkat pada 2022 dengan 10.327 unit. Pada semester pertama 2023, Indonesia mencatatkan penjualan 5.850 unit EV.
Para pengunjung mengamati kendaraan listrik Wuling dalam ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2023 di Jakarta pada 17 Mei 2023. (Xinhua/Zulkarnain)
Para pengunjung mengamati berbagai kendaraan yang dipamerkan di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 di Tangerang, Provinsi Banten, pada 10 Agustus 2023. Pameran otomotif GIIAS 2023 dibuka di Tangerang pada Kamis (10/8) dan akan berlangsung hingga 20 Agustus. (Xinhua/Agung Kuncahya B.)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menlu RI berbagi upaya dalam rehabilitasi, reintegrasi mantan teroris
Indonesia
•
21 Sep 2023

Jokowi: PLTA Mentarang Induk tunjukkan kerja sama Indonesia, Malaysia
Indonesia
•
01 Mar 2023

Tiga puluh WNI korban perdagangan orang berhasil kembali ke Tanah Air
Indonesia
•
12 Apr 2023

Dubes RI untuk China ajak wisatawan China berkunjung ke Indonesia
Indonesia
•
14 Jan 2023


Berita Terbaru

Menag RI apreasiasi pemerintah Saudi, tekankan peran lulusan LIPIA dalam dakwah Islam
Indonesia
•
28 Apr 2026

Korban tewas kecelakaan kereta di Bekasi naik jadi 14, Presiden Prabowo jenguk korban
Indonesia
•
28 Apr 2026

Indonesia berikan relaksasi tarif nol persen untuk impor elpiji dan plastik selama 6 bulan
Indonesia
•
28 Apr 2026

Kemnaker luncurkan ‘Talent and Innovation Hub’, perkuat kolaborasi talenta dan industri untuk ciptakan lapangan kerja
Indonesia
•
29 Apr 2026
