Waspada! 2 kasus virus Nipah dilaporkan di India

Orang-orang mengunjungi Gerbang Delhi di New Delhi, India, pada 20 Agustus 2025. (Xinhua/Wu Yue)

Infeksi NiV adalah penyakit zoonosis serius namun langka yang ditularkan antara hewan dan manusia dan, dalam beberapa kasus, melalui kontak antarmanusia.

 

Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (30/1) menyatakan bahwa dua kasus infeksi virus Nipah (NiV) yang dikonfirmasi laboratorium telah dilaporkan di India.

Dalam Disease Outbreak News terbarunya, WHO menyebutkan bahwa National IHR Focal Point India pada Senin (26/1) memberi tahu tentang dua kasus yang terdeteksi di Negara Bagian Benggala Barat.

Kasus-kasus infeksi ini dikonfirmasi di Institut Virologi Nasional India di Kota Pune pada 13 Januari, kata WHO, seraya menyatakan bahwa kedua kasus tersebut melibatkan tenaga kesehatan di sebuah rumah sakit swasta.

Otoritas India telah mengidentifikasi dan menguji lebih dari 190 kontak, dengan semuanya teruji negatif, dan hingga saat ini tidak ada kasus tambahan yang terdeteksi, menurut WHO.

Kejadian ini menandai wabah NiV ketiga yang dilaporkan di Benggala Barat setelah wabah sebelumnya pada 2001 dan 2007. Pengawasan yang diperketat serta langkah-langkah pencegahan dan pengendalian infeksi telah diterapkan seiring penyelidikan terhadap sumber paparan terus berlanjut.

Infeksi NiV adalah penyakit zoonosis serius namun langka yang ditularkan antara hewan dan manusia dan, dalam beberapa kasus, melalui kontak antarmanusia.

WHO menilai risiko yang ditimbulkan oleh virus Nipah berlevel sedang di tingkat subnasional, dan rendah di tingkat nasional, regional, maupun global.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait