
Para taikonaut Shenzhou-16 lakukan jumpa pers usai kembali dari luar angkasa

Para mahasiswa menghadiri kuliah langsung keempat dari rangkaian "Kelas Tiangong" di Universitas Beihang di Beijing, ibu kota China, pada 21 September 2023. Kuliah langsung keempat dari stasiun luar angkasa China disampaikan oleh taikonaut Shenzhou-16 Jing Haipeng, Zhu Yangzhu, dan Gui Haichao kepada para mahasiswa di Bumi. (Xinhua/Ju Huanzong)
Wahana antariksa Shenzhou-16 diluncurkan pada 30 Mei 2023, membawa tiga awak: Jing Haipeng, Zhu Yangzhu, dan Gui Haichao, yang tinggal di orbit selama 154 hari dan melakukan satu aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA) serta menyampaikan kuliah langsung keempat dari stasiun luar angkasa Tiangong.
Beijing, China (Xinhua) – Tiga taikonaut dari misi berawak Shenzhou-16 milik China tampil di depan publik untuk pertama kalinya di Beijing pada Jumat (19/1), 80 hari setelah mereka kembali dari luar angkasa.Wahana antariksa Shenzhou-16 diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan pada 30 Mei 2023, membawa tiga awak: Jing Haipeng, Zhu Yangzhu, dan Gui Haichao. Mereka tinggal di orbit selama 154 hari dan melakukan satu aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA) serta menyampaikan kuliah langsung keempat dari stasiun luar angkasa Tiangong.Dengan mengenakan empat lencana kehormatan dari penerbangan luar angkasanya yang sukses di dadanya, komandan Jing mengatakan bahwa krunya, untuk pertama kalinya, terdiri dari trio taikonaut yang beragam dengan berbagai latar belakang karier yang berbeda, termasuk pilot pesawat, insinyur penerbangan, dan spesialis muatan (payload)."Para profesional menangani urusan profesional," kata pilot senior ini, seraya menambahkan bahwa pembagian kerja sudah jelas, masing-masing bertanggung jawab atas tugas-tugas tertentu.
Gambar tangkapan layar yang diabadikan di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center/BACC) pada 20 Juli 2023 ini memperlihatkan taikonaut Shenzhou-16, Jing Haipeng, sedang melakukan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA). (Xinhua/Guo Zhongzheng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sekjen PBB luncurkan badan penasihat di bidang AI
Indonesia
•
27 Oct 2023

Laporan ungkap wilayah Arktik alami tahun terhangat dalam sejarah sejak 1900
Indonesia
•
17 Dec 2025

Perangi pemanasan global, China luncurkan satelit pelacak metana
Indonesia
•
16 Oct 2024

Jerman genjot perluasan pembangkit listrik tenaga bayu darat
Indonesia
•
14 Oct 2023


Berita Terbaru

Feature – Pabrik alat berat China pelopori upaya menuju produksi nol karbon
Indonesia
•
13 Apr 2026

Platform dokter digital berteknologi AI layani penyakit Parkinson
Indonesia
•
14 Apr 2026

Sayuran berdaun bantu ekstraksi logam beracun dari tanah, tawarkan masa depan pertambangan berkelanjutan
Indonesia
•
14 Apr 2026

Tim Ilmuwan temukan cara baru perkuat ketahanan padi terhadap penyakit mematikan
Indonesia
•
14 Apr 2026
