Visa haji dan umroh turun jadi Rp1,2 juta

Visa haji dan umroh turun jadi Rp1,2 juta
Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi, Dr. Muhammad Saleh Benten. (Indonesia Window/Libertina)

Jakarta (Indonesia Window) – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan menyamakan biaya visa untuk Haji, umroh dan kunjungan menjadi 300 riyal Saudi atau sekitar Rp1,2 juta untuk masing-masing jenis visa, menurut laporan Saudi Gazette yang dikutip di Jakarta, Rabu.

Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi, Dr. Muhammad Saleh Benten berterima kasih kepada Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad Bin Salman atas keputusan kerajaan untuk merestrukturisasi visa kunjungan dan Haji, termasuk membatalkan biaya pengulangan haji dan umrah (progresif).

Menteri Benten mengatakan bahwa keputusan tersebut menunjukkan ketajaman kepemimpinan untuk memfasilitasi kedatangan umat Islam dari seluruh dunia yang hendak melakukan haji dan umroh.

“Keputusan itu mendukung upaya mencapai salah satu tujuan utama Visi Kerajaan 2030 untuk menyambut 30 juta jamaah haji pada tahun 2030,” tambah Menteri Benten.

Sebelumnya pada 2016 Kerajaan Arab Saudi memberlakukan visa progresif untuk umroh. Artinya, ada biaya tambahan sebebsar 2.000 riyal Saudi atau sekitar Rp7,5 juta bagi mereka yang hendak berangkat haji atau umroh untuk ke sekian kali pada tahun yang sama.

Sementara itu, biaya visa haji pada 2018 senilai dengan visa progresif umroh bagi mereka yang pernah berangkat haji sebelumnya.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here