
Sekjen PBB serukan negara-negara pemilik senjata nuklir perjuangkan pelucutan senjata

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres (tengah, depan) berbicara dalam sebuah pertemuan Dewan Keamanan mengenai pelucutan senjata nuklir dan nonproliferasi nuklir di markas besar PBB di New York pada 18 Maret 2024. (Xinhua/Xie E)
Komitmen pelucutan senjata nuklir harus menjadi tindakan, dengan negara-negara pemilik senjata nuklir harus menghormati komitmen mereka terhadap Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir.
PBB (Xinhua) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Senin (18/3) menyerukan kepada negara-negara pemilik senjata nuklir untuk memimpin jalan menuju pelucutan senjata nuklir, termasuk perjanjian terkait no first use, atau bukan menjadi pihak yang pertama melakukan serangan nuklir.Senjata nuklir adalah senjata paling merusak yang pernah ditemukan, mampu memusnahkan seluruh kehidupan di Bumi. Saat ini, senjata-senjata tersebut semakin berkembang dalam hal kekuatan, jangkauan, dan kemampuan menghindari deteksi (stealth), katanya pada pertemuan Dewan Keamanan mengenai pelucutan senjata nuklir dan nonproliferasi nuklir.Satu kesalahan, satu perhitungan yang meleset, satu tindakan gegabah saja akan dapat mengarah pada peluncuran senjata nuklir yang tidak disengaja. Dan pada akhirnya, seluruh umat manusia akan menanggung akibatnya. Perang nuklir tidak boleh dilakukan karena perang nuklir tidak akan pernah bisa dimenangkan, katanya. "Hanya ada satu jalan, dan satu jalan saja, yang dapat menghilangkan momok yang tidak masuk akal dan merugikan diri sendiri ini untuk selamanya. Kita perlu pelucutan senjata sekarang."Guterres meminta negara-negara pemilik senjata nuklir untuk memimpin upaya tersebut dalam enam bidang.Pertama, negara-negara pemilik senjata nuklir harus kembali terlibat dalam mengembangkan langkah-langkah transparansi dan membangun kepercayaan untuk mencegah penggunaan senjata nuklir.Kedua, pengancaman nuklir harus dihentikan. Ancaman untuk menggunakan senjata nuklir dalam kapasitas apa pun tidak dapat diterima.Ketiga, negara-negara pemilik senjata nuklir harus menegaskan kembali moratorium mengenai uji coba nuklir. Hal ini berarti berjanji untuk menghindari tindakan apa pun yang akan melemahkan Traktat Pelarangan Menyeluruh Uji Coba Nuklir (Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty).Keempat, komitmen pelucutan senjata nuklir harus menjadi tindakan. Negara-negara pemilik senjata nuklir harus menghormati komitmen mereka terhadap Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir. Dan mereka harus berjanji untuk saling bertanggung jawab terhadap komitmen ini.Kelima, negara-negara pemilik senjata nuklir harus segera sepakat bahwa tidak satu pun dari mereka akan menjadi negara pertama yang menggunakan senjata nuklir. Bahkan, tak satu pun boleh menggunakannya dalam keadaan apa pun.Keenam, harus ada pengurangan jumlah senjata nuklir. Pengurangan ini harus dipimpin oleh Amerika Serikat dan Rusia, pemilik persenjataan nuklir terbesar.Guterres memperingatkan bahwa ketegangan dan ketidakpercayaan geopolitik saat ini telah meningkatkan risiko perang nuklir ke titik tertinggi dalam beberapa dekade.Dia meminta Dewan Keamanan untuk mengantisipasi perpecahan saat ini dan menyatakan dengan jelas bahwa hidup dalam ancaman senjata nuklir tidaklah dapat diterima, dan memimpin jalan menuju dunia yang bebas dari alat pemusnah tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Cendekiawan Muslim dunia desak PBB berlakukan hukum larangan hina agama
Indonesia
•
19 Jun 2022

Uni Eropa usut kegagalan Italia batasi penggunaan plastik sekali pakai
Indonesia
•
25 May 2024

Hamas dan Jihad Islam Palestina sebut perundingan damai harus jamin penarikan tentara Israel
Indonesia
•
14 Jul 2025

Iran peringatkan hotel di Teluk agar tak tampung pasukan AS yang kabur dari pangkalan militer
Indonesia
•
27 Mar 2026


Berita Terbaru

Khamenei serukan dunia Muslim bersatu: Kenali musuh, pahami siasatnya, lawan!
Indonesia
•
31 Aug 2026

Gletser di 5.200 meter runtuh, longsoran menghantam Xizang di China sejauh 22 km
Indonesia
•
31 Aug 2026

1.734 titik panas terdeteksi di Kalimantan, kabut asap kini selimuti Brunei
Indonesia
•
31 Aug 2026

Danau bendungan di Gyirong China barat daya surut, 19.000 meter persegi air hilang dalam 4 jam
Indonesia
•
31 Aug 2026
