
Venezuela bisa jual lagi minyaknya ke Kuba atas izin AS

Sebuah pesawat terlihat di Bandar Udara Internasional Jose Marti di Havana, Kuba, pada 14 Februari 2026. (Xinhua/Joaquin Hernandez)
AS menetapkan Kuba sebagai ancaman yang tidak biasa dan luar biasa bagi keamanan nasional, seraya menghentikan pasokan minyak Venezuela ke Kuba setelah operasi militer pada Januari yang secara paksa menculik Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (Office of Foreign Assets Control/OFAC) di bawah Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) akan mengizinkan penjualan kembali minyak asal Venezuela ke sektor non-pemerintah di Kuba, menurut sebuah pembaruan dari OFAC pada Rabu (25/2).
Kantor tersebut menyatakan akan mengimplementasikan sebuah "kebijakan perizinan yang menguntungkan" terhadap permohonan izin tertentu yang meminta otorisasi untuk penjualan kembali minyak asal Venezuela ke Kuba.
Menurut OFAC, "kebijakan perizinan yang menguntungkan" ini ditujukan untuk berbagai transaksi, termasuk ekspor untuk kepentingan komersial dan kemanusiaan di Kuba serta kegiatan lain di sektor swasta negara itu.
Transaksi yang melibatkan, atau untuk kepentingan, orang atau entitas mana pun yang berkaitan dengan militer Kuba, layanan intelijen, atau institusi pemerintah lainnya, tidak akan termasuk dalam kebijakan perizinan yang menguntungkan ini, kata OFAC.
AS telah menetapkan Kuba sebagai "sebuah ancaman yang tidak biasa dan luar biasa" bagi keamanan nasional, seraya menyatakan akan menghentikan pasokan minyak Venezuela ke Kuba setelah operasi militer pada Januari yang secara paksa menculik Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Setelah serangan militer tersebut, AS mengambil alih kendali atas ekspor minyak Venezuela.
Pada 29 Januari, Presiden AS Donald Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif yang mengancam akan memberlakukan tarif atas barang-barang yang diekspor ke AS dari negara-negara yang memasok minyak ke Kuba.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Yunani minta intervensi Uni Eropa terkait distorsi pasar energi
Indonesia
•
17 Sep 2024

Dubai hapus pajak 30 persen atas penjualan alkohol dan biaya lisensi miras
Indonesia
•
02 Jan 2023

Jepang naikkan biaya visa hingga lima kali lipat mulai Juli 2026
Indonesia
•
20 Jun 2026

Kenaikan biaya hidup ubah kebiasaan sarapan masyarakat Turki
Indonesia
•
24 Nov 2022


Berita Terbaru

Feature – Ingat mainan ‘Made in China’ zaman kecil? Kini ada robot AI, ‘blind box’ hingga ‘action figur’
Indonesia
•
30 Aug 2026

Perang dagang dengan Kanada makin sengit, Trump ubah nama Danau Ontario jadi ‘Danau Amerika’
Indonesia
•
28 Aug 2026

Gamescom 2026 pecahkan rekor, 1.600+ peserta dari 67 negara ramaikan pameran gim dunia
Indonesia
•
27 Aug 2026

Jawa Timur sumbang 9,1 persen penjualan nasional, merek mobil China berebut pasar Surabaya
Indonesia
•
27 Aug 2026
