
Strategi pengelolaan limbah padat China cakup pengawasan digital hingga capai kota bebas sampah

Lengan mekanis terlihat mengangkut limbah ke dalam insinerator di taman perlindungan lingkungan Heimifeng di Kota Changsha, Provinsi Hunan, China tengah, pada 22 April 2026. (Xinhua/Chen Zhenhai)
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebanyak enam departemen pemerintah China, termasuk Kementerian Ekologi dan Lingkungan serta Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, bersama-sama menerbitkan sebuah rencana untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian polusi limbah padat dalam periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030).
Pada 2030, China menargetkan untuk mencapai kemajuan signifikan dalam penanganan polusi limbah padat di sejumlah area utama, mengendalikan secara efektif akumulasi limbah dari tahun-tahun sebelumnya, menekan maraknya pembuangan dan penangana limbah padat secara ilegal, serta meningkatkan secara signifikan kapasitas pengelolaan limbah padat komprehensifnya, menurut rencana tersebut.
Negara itu juga menargetkan pembentukan jaringan pengawasan digital terintegrasi yang mencakup area-area utama, dan mewujudkan sejumlah ‘kota bebas limbah’ pada 2030.
Rencana itu menyerukan upaya terkoordinasi untuk mengatasi berbagai masalah mendesak dan memperkuat tata kelola yang sistematis, dengan fokus pada identifikasi dan penanganan risiko lingkungan, serta peningkatan pengawasan di seluruh rantai pengelolaan limbah padat.
Rencana itu menguraikan langkah-langkah penanganan terarah untuk pembuangan limbah padat secara ilegal, limbah yang dibuang di gua karst, lokasi penyimpanan fosfogipsum, tempat pembuangan akhir (TPA) limbah padat perkotaan, dan TPA limbah berbahaya.
Selain itu, rencana tersebut menetapkan sejumlah persyaratan untuk pengelolaan limbah industri dan limbah berbahaya, produk listrik dan elektronik yang dibuang, peralatan energi baru yang telah habis masa pakainya, serta limbah padat yang dihasilkan oleh rumah tangga dan aktivitas konstruksi serta pertanian.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak relatif stabil setelah bergejolak, AS mungkin batasi ekspor
Indonesia
•
25 May 2022

Pembangkit listrik di Siberut gunakan bambu, hemat 14 miliar rupiah per tahun
Indonesia
•
19 Sep 2019

Harga batu bara acuan April 288,40 dolar AS per ton terkerek embargo AS-NATO
Indonesia
•
05 Apr 2022

Dampak kebijakan tarif AS, ICP Februari turun jadi 74,29 dolar AS/barel
Indonesia
•
13 Mar 2025


Berita Terbaru

AS terapkan tarif ‘drone’ hingga 100 persen, keamanan nasional jadi alasan
Indonesia
•
15 Aug 2026

Fokus Berita – Dari langit biru Beijing hingga Afrika: Bagaimana China mengubah janji menjadi aksi
Indonesia
•
14 Aug 2026

OPEC ubah ramalan minyak dunia: 2026 melambat, 2027 justru melonjak
Indonesia
•
13 Aug 2026

Fokus Berita – 17,9 kuadriliun rupiah investasi dan 500.000 lapangan kerja: Jejak besar BRI China di dunia
Indonesia
•
13 Aug 2026
