
Naik 73,4 persen! Mobil merek China kuasai 18 persen pasar otomotif Indonesia

Foto yang diabadikan pada 23 Juli 2025 ini menunjukkan submerek dari produsen otomotif China Chery, Lepas, yang resmi diluncurkan di Indonesia dalam pameran GIIAS 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Provinsi Banten. (Xinhua/Abdul Azis Said)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Popularitas mobil merek-merek China di pasar Indonesia terus menguat. Hal ini tercermin dari volume penjualan grosir (wholesale) secara kumulatif yang meningkat 73,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada paruh pertama (H1) 2026, disertai kenaikan pangsa pasar.
Sebanyak 17 pabrikan otomotif asal China terdaftar sebagai anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dengan laporan wholesale kumulatif sebanyak 78.662 unit kendaraan sepanjang semester pertama tahun ini.
Dengan kinerja tersebut, pangsa pasar merek-merek China dalam penjualan wholesale mobil nasional meningkat menjadi 18 persen, dibandingkan 12 persen pada tahun lalu.
BYD masih memimpin dengan mencatatkan penjualan 23.257 unit, atau meningkat 65 persen dari tahun sebelumnya. Berkat pertumbuhan hingga dua digit ini, pabrikan asal China itu menjadi merek terlaris kelima secara nasional.
Sementara itu, Jaecoo melaporkan penjualan 17.334 unit dan menjadi merek asal China dengan penjualan terbesar kedua setelah BYD.
Popularitas SUV listrik Jaecoo J5, dengan penjualan belasan ribu unit, membawa submerek grup Chery ini menjadi merek 'termuda' di daftar 10 merek terlaris nasional saat ini seiring usianya yang belum genap dua tahun di pasar Indonesia.
Selain BYD dan Jaecoo, mayoritas merek-merek China melaporkan pertumbuhan penjualan yang signifikan sepanjang paruh pertama tahun ini, sebagian didorong oleh basis penjualan semester pertama tahun lalu yang masih rendah seiring periode awal pengenalan merek di pasar domestik.
Geely mencatatkan pertumbuhan 866 persen menjadi 8.424 unit, Jetour juga melonjak 457 persen menjadi 1.525 unit, hingga GWM yang meningkat 177 persen menjadi 1.445 unit.
Memasuki paruh kedua 2026, sejumlah merek China kini bersiap dengan rencana ekspansi lebih lanjut di tanah air, terutama melalui keikutsertaan dalam pameran otomotif terbesar nasional, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), yang akan dibuka akhir bulan ini.
Beberapa merek seperti Changan, Wuling, Baic, DFSK, hingga iCar dijadwalkan akan merilis mobil baru, sementara dua merek pendatang baru asal China juga akan meluncur, yakni Zeekr dan Leapmotor.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Afsel jajaki metode baru untuk tingkatkan sistem pembayaran
Indonesia
•
05 Oct 2024

Pakar sebut kebijakan-kebijakan China bantu Turkiye atasi tantangan ekonomi
Indonesia
•
29 Jul 2024

China Energy laporkan rekor produksi listrik untuk H1 2023
Indonesia
•
26 Jul 2023

Pemerintah usulkan pembangunan fasilitas pencampuran batu bara penuhi kewajiban domestik
Indonesia
•
16 Nov 2021


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping dorong kerja sama Global South
Indonesia
•
12 Sep 2026

Harga minyak WTI tembus 100 dolar AS per barel, konflik Timur Tengah Memanas
Indonesia
•
12 Sep 2026

Feature – Warga Xinglong minum lebih dari 200 cangkir kopi setahun saat industri kopi China tembus 928 triliun rupiah
Indonesia
•
12 Sep 2026

El Nino ancam inflasi Indonesia, harga beras hingga jagung diprediksi melonjak
Indonesia
•
10 Sep 2026
