Laporan: Ekspansi NATO ke Asia "sumber dari ide-ide buruk"

Foto yang diabadikan pada 6 April 2022 ini menunjukkan sebuah patung dan bendera di markas NATO di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zheng Huansong)
Upaya NATO perluas jangkauan ke Asia, yang berada hampir 6.000 mil (sekitar 9.600 km) dari kantor pusatnya di Brussel, "sebenarnya merupakan sebuah ide yang benar-benar dapat dihindari, dan benar-benar buruk."
New York City, AS (Xinhua) – Upaya NATO perluas jangkauan ke Asia, yang berada hampir 6.000 mil (sekitar 9.600 km) dari kantor pusatnya di Brussel, "sebenarnya merupakan sebuah ide yang benar-benar dapat dihindari, dan benar-benar buruk," demikian dilaporkan majalah politik Amerika, Jacobin."Ada alasan-alasan rasional mengapa China mungkin melihat kehadiran militer Amerika Serikat (AS) yang tumbuh di dekat pantainya sebagai ancaman," papar majalah tersebut, seraya menambahkan bahwa "NATO sendiri telah berkali-kali menjadi ujung tombak perang yang dipimpin AS dan operasi perubahan rezim."Menyebut pemerintah AS sebagai "negara paling agresif di dunia", laporan tersebut mengungkapkan bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab atas lebih dari 500 intervensi militer asing sejak pembentukannya, dengan lebih dari sepertiganya terjadi setelah 1999, lama setelah Perang Dingin berakhir."Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Komentar Xinhua: Gunakan hak veto resolusi gencatan senjata di Gaza, AS halangi perdamaian
Indonesia
•
10 Dec 2023

Presiden Mesir tolak pemindahan paksa warga Palestina ke Sinai
Indonesia
•
30 Apr 2024

Putin sebut hubungan Rusia-China didasarkan pada kepentingan bersama, kondusif bagi stabilitas dunia
Indonesia
•
07 Jun 2024

Malaysia tertinggi dalam Indikator Ekonomi Islam Global
Indonesia
•
15 Nov 2019
Berita Terbaru

Trump sebut operasi di Iran bisa berlangsung "4 pekan atau kurang"
Indonesia
•
02 Mar 2026

IRGC Iran klaim serang 3 kapal tanker AS dan Inggris hingga terbakar
Indonesia
•
02 Mar 2026

Trump klaim pasukan AS tenggelamkan 9 kapal perang Iran
Indonesia
•
02 Mar 2026

Menlu Australia sebut 115.000 warganya terjebak di Timur Tengah
Indonesia
•
02 Mar 2026
