
Badan-badan PBB suarakan penentangan keras atas larangan Israel terhadap operasi UNRWA

Seorang anak Palestina kembali ke rumah setelah mengisi botol dengan air dari sebuah kendaraan yang mendistribusikan air gratis di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 20 Oktober 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
UNRWA telah menyediakan layanan penting seperti pendidikan dan perawatan kesehatan bagi penduduk di Gaza, memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi terkait pada Selasa (29/10) menyerukan penentangan keras atas larangan yang diberlakukan oleh Israel terhadap Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Tengah (UNRWA).Parlemen Israel, Knesset, mengesahkan dua undang-undang (UU) pada Senin (28/10), yang salah satunya yaitu melarang UNRWA beroperasi di Israel. UU tersebut menetapkan bahwa UNRWA dilarang "menjalankan lembaga, menyediakan layanan, atau melakukan kegiatan apa pun, baik secara langsung maupun tidak langsung" di wilayah Israel. Sementara UU lainnya melarang otoritas Israel untuk melakukan kontak dengan UNRWA.Dalam sebuah konferensi pers yang digelar oleh kantor PBB di Jenewa, Amy Pope, direktur jenderal (dirjen) Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), mengatakan bahwa selama beberapa dekade, UNRWA telah menyediakan layanan penting seperti pendidikan dan perawatan kesehatan bagi penduduk di Gaza, memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari mereka.Pope menekankan bahwa fokus IOM adalah memberikan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi, termasuk tempat tinggal, perlengkapan kebersihan, dan dukungan perlindungan yang diperlukan. Ini sangat berbeda dengan fungsi UNRWA. "UNRWA sangat penting."
Air limbah terlihat menggenang di tengah jalan di antara bangunan-bangunan yang hancur di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 30 Juni 2024. Kondisi kesehatan di daerah kantong pesisir Palestina di Jalur Gaza makin memburuk karena penduduknya sangat membutuhkan perawatan kesehatan, kata badan pengungsi PBB pada Kamis (27/6). (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Makin banyak bayi meninggal kepanasan dalam mobil di AS akibat orangtua lalai
Indonesia
•
20 Jun 2022

China desak Jepang buang air yang terkontaminasi nuklir dengan aman
Indonesia
•
12 Nov 2022

COVID-19 – 56 persen perempuan di Arab Saudi pilih melahirkan di rumah
Indonesia
•
08 Jul 2020

ECDC peringatkan lonjakan penyakit Legionnaire di Eropa
Indonesia
•
04 Jul 2023


Berita Terbaru

Kekerasan terhadap anak di Australia meningkat, ini temuan studi terbaru
Indonesia
•
15 Oct 2026

Minum kopi khop serentak dengan lebih dari 2.000 peserta cetak rekor MURI di HUT ke-438 Kota Meulaboh
Indonesia
•
13 Oct 2026

Feature – 50 juta eksemplar per tahun pada era kejayaan, komik Hong Kong kini mencari jalan bangkit
Indonesia
•
13 Oct 2026

Fokus Berita – Gempa 7,7 guncang Panama, lebih dari 40 gempa susulan picu kepanikan
Indonesia
•
11 Oct 2026
