
Demonstran di Washington kecam peran AS sebagai "mesin perang"

Seorang pengunjuk rasa memegang poster dalam aksi unjuk rasa antiperang di Washington DC, Amerika Serikat, pada 19 Februari 2023. (Xinhua/Liu Jie)
Unjuk rasa antiperang di Washington bertujuan untuk memprotes aliran dana besar-besaran Amerika Serikat (AS) ke Ukraina, serta peran AS dalam konflik Rusia-Ukraina.
Washington, AS (Xinhua) – Ratusan pengunjuk rasa pada Ahad (20/2) sore waktu setempat mengecam peran Amerika Serikat (AS) sebagai "mesin perang" dalam berbagai perang di luar negeri selama aksi unjuk rasa yang digelar di depan Lincoln Memorial di Washington DC.Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa unjuk rasa antiperang itu direncanakan untuk memprotes aliran dana besar-besaran ke Ukraina, serta peran AS dalam konflik Rusia-Ukraina."Uang miliaran dolar dari para pembayar pajak sedang dibakar di altar hegemoni AS, kompleks industri militer, dan Kongres yang korup," bunyi sebuah rilis.
Seorang pengunjuk rasa memegang poster dalam aksi unjuk rasa antiperang di Washington DC, Amerika Serikat, pada 19 Februari 2023. (Xinhua/Liu Jie)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump Resmi tandatangani RUU One Big Beautiful Bill
Indonesia
•
09 Jul 2025

Pesawat NORAD akan tiba di Greenland dukung kegiatan "yang direncanakan sejak lama"
Indonesia
•
20 Jan 2026

Kremlin: Dialog Putin-Trump memungkinkan untuk dilakukan tanpa prasyarat
Indonesia
•
11 Jan 2025

Memaknai visi Xi Jinping tentang tata kelola global melalui metafora
Indonesia
•
25 Oct 2026


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
