
China buka konsulat jenderal pertama di Iran

Duta Besar China untuk Iran Chang Hua (pertama dari kanan) dan Wakil Gubernur Provinsi Hormuzgan Adel Shahrzad (kedua dari kanan) menghadiri upacara pembukaan Konsulat Jenderal China di Bandar Abbas, Iran, pada 21 Desember 2022. (Xinhua/Gao Wencheng )
Misi diplomatik China di Iran siap bekerja sama dengan pihak Iran untuk memanfaatkan pembukaan Konsulat Jenderal China pertama di Bandar Abbas sebagai peluang untuk secara aktif mengimplementasikan rencana kerja sama komprehensif antara kedua negara, melakukan upaya bersama bagi Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra, serta memberikan lebih banyak hasil kerja sama.
Bandar Abbas, Iran (Xinhua) – Konsulat Jenderal China secara resmi dibuka pada Rabu (21/12) di Bandar Abbas, ibu kota Provinsi Hormuzgan yang terletak di wilayah pesisir selatan Iran, menandai pendirian konsulat jenderal pertama China di Iran.Dalam sambutannya pada pembukaan resmi konsulat jenderal tersebut, Duta Besar China untuk Iran Chang Hua memuji konsulat jenderal di Bandar Abbas itu sebagai "momen penting baru dalam hubungan China-Iran."Langkah ini akan memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan antara China dan Iran selatan, serta menghasilkan lebih banyak manfaat dari persahabatan China-Iran, imbuhnya.Lebih lanjut Chang mengatakan bahwa misi diplomatik China di Iran siap bekerja sama dengan pihak Iran untuk memanfaatkan pembukaan konsulat jenderal ini sebagai peluang untuk secara aktif mengimplementasikan rencana kerja sama komprehensif antara kedua negara, melakukan upaya bersama bagi Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra, serta memberikan lebih banyak hasil kerja sama.Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Hormuzgan Adel Shahrzad mengatakan dalam pidatonya bahwa provinsi-provinsi di bagian selatan Iran menantikan kerja sama dengan China. Dia menambahkan bahwa pembukaan konsulat jenderal China ini akan memainkan peran penting dalam pengembangan hubungan bilateral dan meningkatkan pertukaran di berbagai bidang.Wilayah tanggung jawab Konsulat Jenderal China di Bandar Abbas meliputi delapan provinsi di Iran selatan, yaitu Provinsi Khuzestan, Provinsi Chaharmahal dan Bakhtiari, Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad, Provinsi Fars, Provinsi Bushehr, Provinsi Kerman, Provinsi Hormuzgan, Provinsi Sistan dan Baluchestan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kemenlu China: Praktik hegemonik AS adalah akar penyebab risiko keamanan
Indonesia
•
08 Jun 2023

PM baru Malaysia akan prioritaskan biaya hidup dan stabilitas
Indonesia
•
26 Nov 2022

Uni Eropa janjikan dukung Ukraina, tapi sanksi baru Rusia belum siap
Indonesia
•
30 May 2022

Houthi klaim targetkan tiga kapal tanker Arab Saudi dalam 48 Jam, ketegangan Laut Merah memanas
Indonesia
•
27 Jul 2026


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
