UMKM ‘onboarding’ di platform ‘e-commerce’ 13,8 juta selama pandemik

UMKM ‘onboarding’ di platform ‘e-commerce’ 13,8 juta selama pandemik
Jumlah UMKM ‘onboarding’ di platform ‘e-commerce’ naik sebanyak enam juta selama masa pandemik, sehingga total UMKM yang sudah onboarding menjadi 13,8 juta. (3D Animation Production Company from Pixabay)

Jakarta (Indonesia Window) – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang onboarding saat ini mencapai 500.000 setiap bulan dari berbagai platform e-commerce.

Jumlah tersebut naik sebanyak enam juta selama masa pandemik COVID-19, sehingga total UMKM yang sudah onboarding menjadi 13,8 juta, kata Direktur Bisnis dan Pemasaran Smesco (Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM) Indonesia Wientor Rah Mada dalam sesi webinar Desain Produk Kreatif dan Onboarding UKM pada Jum’at (23/7).

Dia mengemukakan bahwa ada sejumlah tantangan dalam meningkatkan onboarding UMKM masuk ke dunia digital.

Pertama, terkait dengan literasi digital UMKM yang masih sangat rendah.

Kedua, kapasitas produksi UMKM masih kecil sehingga tidak bisa memenuhi permintaan yang besar dan melemahkan daya saing. Kapasitas produksi UMKM yang kecil disebabkan modal yang tidak besar.

Kementerian Koperasi dan UKM sebenarnya sudah menemukan solusi dengan para pelaku UKM yang produksinya masih kecil dapat berkumpul dalam satu kategori yang sama untuk membentuk koperasi.

Dengan lembaga tersebut, UKM dapat mengajukan pinjaman kepada Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Tantangan berikutnya adalah kualitas produksi dari UMKM yang belum konsisten atau cenderung rendah, dan akses pasar yang masih belum optimal.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here