Ulama Etiopia tawarkan lahan untuk pembangunan masjid Indonesia

Ulama Etiopia tawarkan lahan untuk pembangunan masjid Indonesia
Delegasi Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI berfoto bersama anggota Parlemen Etiopia di ibu kota Addis Ababa. (BKSAP DPR RI)

Jakarta (Indonesia Window) – Ulama Etiopia menawarkan Indonesia untuk berperan lebih dalam pembangunan Islam di negara tersebut dengan menyediakan lahan di ibu kota Addis Ababa untuk pembangunan masjid Indonesia, serta sekolah-sekolah dan pusat Islam.

Hal tersebut disampaikan oleh tokoh ulama Etiopia saat melakukan pertemuan dengan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Addis Ababa pada 16-20 September 2019, menurut pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Selain berdialog dengan Parlemen Etiopia sebagai mitra utama DPR, Delegasi BKSAP DPR juga berdialog dengan organisasi masyarakat sipil Etiopia.

“Misi kita sebagai representasi rakyat juga memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara. Kita bertemu The Ethiopian Islamic Affairs Supreme Council (EIASC) dan tokoh ulama Addis Ababa,” ujar Wakil Ketua BKSAP Surahman Hidayat.

Saat bertemu dengan Dewan Tertinggi Urusan Islam Etiopia tersebut, BKSAP DPR RI mendiskusikan peran Islam dalam pembangunan, terutama bidang pendidikan.

“Bahkan ulama Etiopia menawarkan agar Indonesia dapat membangun sekolah-sekolah dan pusat Islam di Etiopia. Secara spesifik kita sudah ditawarkan sebidang tanah untuk membangun masjid Indonesia di Addis Ababa sebagai simbol persahabatan kedua negara yang akan dikenang,” ujar Surahman.

Menurut dia, ulama Etiopia juga sangat terkesan kiprah ulama Indonesia terdahulu.

“Mereka sangat terkesan dengan kiprah ilmiah Syeikh Nawawi Albantani asal Banten dan Syeikh Yasin Alpadangi asal Padang. Mereka juga ingin belajar bagaimana pendidikan agama menjadi bagian penting dari pendidikan negara,” kata Surahman yang merupakan alumni Al-Azhar Mesir itu.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here