
Press Emblem Campaign: 2023 jadi tahun paling mematikan dalam satu dekade bagi jurnalis

Orang-orang menghadiri pemakaman jurnalis Farah Omar dan fotografer Rabih al-Maamari dari saluran televisi lokal Al-Mayadeen di Beirut, Lebanon, pada 22 November 2023. (Xinhua/Bilal Jawich)
Jumlah jurnalis yang terbunuh tahun lalu mencatat rekor tertinggi, menjadikan 2023 sebagai tahun paling mematikan dalam satu dekade bagi para pekerja media, dengan 90 kasus kematian dari total 140 tercatat di Timur Tengah.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Jumlah jurnalis yang terbunuh tahun lalu mencatat rekor tertinggi, menjadikan 2023 sebagai tahun paling mematikan dalam satu dekade bagi para pekerja media, demikian diumumkan oleh Press Emblem Campaign (PEC) yang berbasis di Jenewa pada Rabu (3/1).Menurut PEC, 140 jurnalis terbunuh pada 2023. Dari total kasus kematian tersebut, 90 di antaranya tercatat di Timur Tengah, disusul oleh 20 kematian di Amerika Latin, 12 di Asia, 11 di Afrika, empat di Eropa, dan tiga di Amerika Utara.Dalam tiga bulan terakhir pada 2023 di Gaza, rata-rata satu jurnalis terbunuh setiap harinya, kata PEC. Sedikitnya 81 jurnalis tewas di Jalur Gaza sejak 7 Oktober.
Orang-orang memegang bunga mawar untuk mengenang jurnalis foto Lebanon Issam Abdallah, yang tewas akibat penembakan Israel, di Kota Khiam, Lebanon, pada 14 Oktober 2023. (Xinhua/Ali Hashisho)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Lebih 11 miliar dosis diperlukan untuk vaksinasi 70 populasi dunia
Indonesia
•
07 Aug 2021

Korban perbudakan seks PD II di Filipina desak Jepang akui kejahatan perangnya
Indonesia
•
01 Feb 2023

Feature – Warga Suriah tercekam saat Israel lancarkan serangan intens di Provinsi Hama
Indonesia
•
11 Sep 2024

Arab Saudi kirim 100 ton kurma sebagai hadiah ke Zambia
Indonesia
•
29 Aug 2020


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
