Stasiun luar angkasa China rampungkan uji paparan material

Gambar tangkapan layar yang diabadikan di Pusat Kendali Antariksa Beijing pada 2 Maret 2024 ini menunjukkan taikonaut Shenzhou-17 Jiang Xinlin melakukan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity) dengan bantuan lengan robotik stasiun luar angkasa. (Xinhua/Li He)
Uji paparan material di luar wahana antariksa (extravehicular) di stasiun luar angkasa milik China dengan peralatan eksperimental telah selesai dilakukan, serta batch pertama sampel material dibawa dengan aman ke wahana antariksa yang mengorbit.
Beijing, China (Xinhua) – China telah menyelesaikan uji paparan material di luar wahana antariksa (extravehicular) di stasiun luar angkasa miliknya, dengan peralatan eksperimental serta batch pertama sampel material dibawa dengan aman ke wahana antariksa yang mengorbit, demikian disampaikan oleh Pusat Ilmu Pengetahuan Antariksa Nasional (National Space Science Center) yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences) pada Jumat (15/3).Peralatan eksperimental dan sampel dipindahkan dari bagian luar stasiun luar angkasa ke modul airlock stasiun pada Kamis (14/3) pukul 21.00 waktu setempat, dengan kolaborasi dengan para ilmuwan di Bumi dan bantuan dari lengan robotik yang tersedia.Awak taikonaut yang mengorbit kemudian memindahkan peralatan eksperimental itu ke modul laboratorium, tempat mereka membongkar dan menyimpan sampel. Sampel-sampel ini akan dibawa pulang ke Bumi menggunakan wahana antariksa Shenzhou dan diserahkan kepada para ilmuwan untuk penelitian lebih lanjut, ungkap lembaga tersebut.Peralatan eksperimental paparan material extravehicular diluncurkan pada 8 Maret 2023 dan telah berada di orbit selama satu tahun. Batch pertama yang terdiri dari 400 lebih sampel material yang dipasang terbagi menjadi material nonlogam dan logam.Menurut lembaga itu, para taikonaut yang mengorbit akan memasang sejumlah sampel baru pada peralatan eksperimental pada Mei 2024 dan melakukan uji paparan antariksa putaran baru.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Peneliti BRIN identifikasi kepiting tiga warna di Gunung Kelam Kalimantan Barat
Indonesia
•
15 Mar 2024

Ikan langka ditemukan di anak-anak Sungai Yangtze di Provinsi Shaanxi, China
Indonesia
•
10 Aug 2024

Jamur enoki terkontaminasi saat pengepakan dan penyimpanan
Indonesia
•
27 Jun 2020

Tim peneliti temukan lukisan gua tertua di Indonesia berusia 51.200 tahun
Indonesia
•
09 Jul 2024
Berita Terbaru

Pola makan vegan dan vegetarian mman bagi pertumbuhan bayi
Indonesia
•
10 Feb 2026

Hidrogen dan manufaktur hijau, kunci penting transisi energi rendah karbon
Indonesia
•
10 Feb 2026

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026
