
Penerbangan ditangguhkan akibat aksi protes disertai kekerasan di ibu kota RD Kongo

Foto yang diabadikan dengan ponsel pada 28 Januari 2025 ini menunjukkan para pengunjuk rasa melakukan aksi pembakaran di jalan di Kinshasa, Republik Demokratik (RD) Kongo. (Xinhua)
Uganda Airlines menangguhkan penerbangannya ke Kinshasa, ibu kota Republik Demokratik (RD) Kongo, menyusul aksi perusakan, penjarahan, bahkan pembakaran beberapa kedutaan besar yang dilakukan selama demonstrasi massa.
Kinshasa, RD Kongo (Xinhua/Indonesia Window) – Uganda Airlines pada Selasa (28/1) mengumumkan penangguhan penerbangannya ke Kinshasa, ibu kota Republik Demokratik (RD) Kongo, menyusul aksi perusakan, penjarahan, bahkan pembakaran beberapa kedutaan besar yang dilakukan selama demonstrasi massa.Keputusan tersebut diambil setelah adanya aksi protes disertai kekerasan yang menargetkan sejumlah kedutaan besar asing atas situasi buruk di Goma, ibu kota Provinsi Kivu Utara, RD Kongo bagian timur, dan "tidak adanya tindakan" dari masyarakat internasional.Para pengunjuk rasa terlihat di jalan-jalan utama di kota tersebut, mengganggu lalu lintas dan aktivitas komersial, membakar ban, dan meneriakkan slogan-slogan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lainnya serta markas besar pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bagian luar Kedutaan Besar Prancis dibakar oleh pengunjuk rasa, sementara Kedutaan Besar Uganda yang berada di dekatnya juga dibakar dan dijarah. Suara ledakan terdengar di area sekitar Kedutaan Besar Rwanda dan layanan konsuler AS, menurut seorang reporter Xinhua.Gubernur Kinshasa Daniel Bumba Lubaki pada Selasa mengumumkan penangguhan semua pawai dan aksi protes di kota tersebut, meskipun aksi damai lainnya masih direncanakan di sana. Blaise Kilimbalimba, komandan polisi Kinshasa, mendesak para demonstran untuk tetap tenang dan kembali ke rumah, seraya memperingatkan bahwa siapa pun yang menimbulkan masalah akan menghadapi konsekuensi serius.Pertikaian kembali terjadi di Goma pada Selasa pagi waktu setempat setelah malam yang relatif tenang. Kelompok pemberontak Gerakan 23 Maret (March 23 Movement/M23) menyerang Goma sejak Ahad (26/1) malam.Sumber-sumber lokal mengungkapkan kepada Xinhua bahwa pertempuran sengit berlangsung antara tentara RD Kongo dengan kelompok pemberontak tersebut sejak Selasa pagi. Menurut sumber militer, kelompok pemberontak itu telah menguasai area dekat bandara, titik strategis yang pernah dikuasai oleh M23.Uganda pada Selasa mengatakan bahwa PBB telah mengevakuasi sebagian stafnya dari Goma. Henry Okello Oryem, menteri luar negeri Uganda yang bertanggung jawab atas kerja sama internasional, mengatakan kepada Xinhua melalui telepon bahwa staf administratif dan nonesensial PBB sudah dievakuasi ke Kampala, ibu kota Uganda, sebagai bentuk tindakan pencegahan di tengah eskalasi pertempuran dan perluasan teritorial oleh M23."Relokasi dan evakuasi staf nonesensial dan sipil PBB dari Goma ke Uganda, dalam kasus khusus ini, merupakan tindakan pencegahan demi keselamatan dan keamanan mereka. Kami akan menginformasikan jumlahnya setelah evakuasi selesai," kata Oryem.
Para pengungsi terlihat di pelabuhan Nzulo di dekat Goma, Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik (RD) Kongo bagian timur, pada 23 Januari 2025. (Xinhua/Zanem Nety Zaidi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Suhu di Arab Saudi capai 50 derajat Celsius hingga pekan depan
Indonesia
•
19 Jun 2022

Militer Israel klaim 1.900 tentara dan komandan Iran tewas dalam sejumlah serangan
Indonesia
•
10 Mar 2026

Biden tegaskan kembali komitmen AS terhadap keamanan Israel, tekankan perlunya meredam konflik
Indonesia
•
16 Apr 2024

Workers World: Peledakan pipa gas Nord Stream merupakan "tindakan perang"
Indonesia
•
07 Mar 2023


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
