
UEA peringatkan adanya upaya kelompok ekstremis rekrut kaum muda

Pemandangan Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Nick Fewings di Unsplash)
Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (Xinhua/Indonesia Window) – Uni Emirat Arab (UEA) memperingatkan bahwa kelompok-kelompok ekstremis berusaha merekrut kaum muda di negara tersebut melalui pesan-pesan yang bersifat manipulatif secara emosional, mendorong keluarga dan masyarakat untuk tetap waspada.
Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial pada Selasa (24/2), Departemen Keamanan Negara UEA mengatakan bahwa kelompok-kelompok seperti itu menggunakan retorika yang memutarbalikkan fakta dan menyalahartikan konsep guna menarik kaum muda ke arah ideologi radikal.
Peringatan tersebut disertai dengan sebuah video kampanye kesadaran yang mengilustrasikan bagaimana radikalisasi dapat dimulai secara halus, membuat seseorang mengadopsi pandangan ekstrem, mengisolasi diri mereka sendiri, dan menyebarkan intoleransi.
Departemen itu menekankan bahwa keamanan nasional merupakan tanggung jawab bersama dan mengimbau masyarakat untuk melaporkan aktivitas yang mencurigakan.
Pada Selasa yang sama, Anwar Gargash, penasihat diplomatik Presiden UEA, menyerukan kewaspadaan untuk melawan ideologi ekstremis dan melindungi masyarakat yang terbuka dan toleran.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Rusia: KTT untuk Demokrasi yang digelar AS picu perpecahan ideologi
Indonesia
•
30 Mar 2023

Xi: China berkomitmen bangun komunitas Asia-Pasifik dengan masa depan bersama (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
18 Nov 2022

China desak AS berhenti memfitnah dan menekan perusahaan China
Indonesia
•
29 Mar 2023

Stasiun air Zamzam di Masjidil Haram mulai berfungsi kembali
Indonesia
•
13 Oct 2021


Berita Terbaru

Serangan terhadap pemukim di Tepi Barat tembus 1.000 kasus tahun ini
Indonesia
•
13 Jun 2026

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol divonis 30 tahun penjara dalam kasus pengkhianatan negara
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran pastikan perundingan damai dengan AS masuki tahap akhir
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran laporkan 54 awak kapal tewas dan 253 kapal hancur sejak konflik dimulai
Indonesia
•
11 Jun 2026
