
UE larang impor gas Rusia, target hentikan sepenuhnya pada akhir 2027

Foto dokumentasi yang diabadikan pada 3 Maret 2015 ini menunjukkan bagian dari sistem jalur pipa gas di Ungheni, sekitar 105 km sebelah barat Chisinau, Moldova. (Xinhua/MOLDPRES)
Larangan impor LNG dan gas jalur pipa Rusia akan berlaku enam pekan setelah peraturan tersebut diberlakukan, sementara kontrak yang ada akan diberikan masa transisi untuk diakhiri secara bertahap.
Brussel, Belgia (Xinhua/Indonesia Window) – Dewan Uni Eropa (UE) pada Senin (26/1) memberikan persetujuan akhir atas larangan impor gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dan gas jalur pipa Rusia ke UE, dengan larangan penuh yang mulai berlaku pada Januari 2027 untuk LNG dan pada musim gugur 2027 untuk gas jalur pipa.
Larangan impor LNG dan gas jalur pipa Rusia akan berlaku enam pekan setelah peraturan tersebut mulai diberlakukan, sementara kontrak yang ada akan diberikan masa transisi untuk diakhiri secara bertahap. Peraturan tersebut akan berlaku satu hari setelah dipublikasikan di Jurnal Resmi UE, menurut siaran pers.
Sebelum gas diizinkan masuk ke UE, otoritas nasional harus memverifikasi negara tempat gas tersebut diproduksi, sebagai langkah untuk mencegah penghindaran aturan.
Peraturan ini juga menetapkan sanksi tegas bagi pelanggaran. Bagi individu, denda maksimal ditetapkan paling sedikit 2,5 juta euro. Sementara bagi perusahaan, denda dapat mencapai 40 juta euro, atau minimal 3,5 persen dari total omzet tahunan global, atau tiga kali lipat dari perkiraan omzet transaksi.
*1 euro = 19.864 rupiah
Negara-negara anggota UE harus menyerahkan rencana diversifikasi nasional paling lambat 1 Maret 2026, sekaligus menguraikan tantangan yang dihadapi dalam menggantikan sisa pasokan gas dari Rusia.
Sejak pecahnya perang Rusia-Ukraina, harga energi di seluruh Eropa melonjak. Dewan UE mengatakan bahwa jika keamanan pasokan benar-benar terancam, Komisi Eropa dapat menangguhkan larangan itu hingga empat pekan setelah keadaan darurat diumumkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, UE telah secara signifikan mengurangi impor minyak dan gas Rusia. Impor minyak Rusia turun hingga di bawah 3 persen dari total impor minyak blok tersebut pada 2025, tetapi gas Rusia masih menyumbang sekitar 13 persen dari impor gas UE tahun lalu, senilai lebih dari 15 miliar euro per tahun, menurut siaran pers tersebut.
Komisi Eropa juga berencana untuk mengusulkan undang-undang untuk secara bertahap menghentikan impor minyak Rusia pada akhir 2027, demikian pernyataan dalam rilis tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Iman
28 Jan 2026
Hello Coba
Berita Terkait

ADB: Pengiriman uang Asia-Pasifik naik 6,7 persen pada 2021
Indonesia
•
29 Dec 2021

Survei ungkap kepercayaan bisnis terus melemah di Kanada
Indonesia
•
17 Jan 2023

Fokus Berita – Produsen kapal China ‘berlayar cepat’ di tengah meningkatnya permintaan
Indonesia
•
22 Feb 2024

Minyak melonjak ke titik tertinggi 13 pekan dipicu permintaan bensin AS
Indonesia
•
09 Jun 2022


Berita Terbaru

Kasus korupsi di Singapura menurun pada 2025
Indonesia
•
30 Apr 2026

Atasi lonjakan harga bahan bakar, Thai AirAsia kurangi jadwal penerbangan hingga 30 persen
Indonesia
•
30 Apr 2026

Perubahan tarif akan tambah 1,1 triliun dolar AS ke defisit anggaran ASdalam 10 tahun
Indonesia
•
30 Apr 2026

UEA keluar dari OPEC, sejalan dengan visi ekonomi jangka panjang
Indonesia
•
30 Apr 2026
