
Turkiye umumkan kenaikan harga listrik dan gas alam hingga dua digit

Foto yang diabadikan pada 27 Maret 2026 ini menunjukkan seorang penjual teh di sebuah pasar lokal di Ankara, Turkiye. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Turkiye naikkan harga listrik dan gas alam secara signifikan, dengan alasan meningkatnya biaya energi global dan domestik.
Istanbul, Turkiye (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas Regulasi Pasar Energi (EPDK) Turkiye dan perusahaan energi milik negara BOTAS pada Jumat (3/4) mengumumkan kenaikan harga listrik dan gas alam yang signifikan, dengan alasan meningkatnya biaya energi global dan domestik.
Tarif baru itu, yang rencananya mulai berlaku pada Sabtu (4/4), akan menimbulkan kenaikan paling tajam yang berdampak pada konsumen rumah tangga dan sektor pertanian.
Menurut EPDK, tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga akan naik sebesar 25 persen, sementara tarif untuk kegiatan pertanian meningkat 24,8 persen. Layanan publik dan swasta yang terhubung ke jaringan tegangan rendah akan mengalami kenaikan sebesar 17,5 persen. Sebaliknya, pengguna industri dengan tegangan menengah hanya akan menghadapi penyesuaian yang lebih moderat, yakni sebesar 5,8 persen.
Pada saat yang sama, BOTAS mengumumkan bahwa harga gas alam grosir untuk konsumen rumah tangga akan meningkat rata-rata 25 persen. Perusahaan utilitas negara itu juga mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah beralih ke sistem tarif bertingkat untuk rumah tangga guna mengelola konsumsi.
Sektor industri juga akan menghadapi kenaikan biaya gas, dengan harga untuk konsumen industri naik rata-rata 18,61 persen, sementara gas alam yang digunakan untuk pembangkitan listrik akan mengalami kenaikan sebesar 19,42 persen.
Otoritas energi menyatakan penyesuaian ini dipicu oleh tekanan kenaikan yang berkelanjutan pada biaya produksi dan distribusi di pasar energi. Kebijakan tersebut mengikuti lonjakan harga acuan energi global, yang didorong oleh kekhawatiran rantai pasokan di Selat Hormuz, jalur vital bagi aliran minyak dan bahan bakar dunia.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

BPS catat ekonomi Indonesia tumbuh 3,69 persen pada 2021
Indonesia
•
07 Feb 2022

Apple targetkan peluncuran iPhone 14 pada 7 September saat ekonomi goyah
Indonesia
•
18 Aug 2022

Wawancara – Dirjen WTO sebut ekonomi China akan bantu dorong pertumbuhan global
Indonesia
•
21 Jan 2024

Pertemuan Tahunan WEF desak kerja sama di tengah ketidakpastian ekonomi global
Indonesia
•
16 Jan 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari bensin hingga bahan makanan, kenaikan harga bebani konsumen AS
Indonesia
•
21 May 2026

Jalur pipa minyak baru UEA untuk hindari Selat Hormuz hampir 50 persen rampung
Indonesia
•
21 May 2026

Malaysia akan fokus pada keamanan pasokan dan pengendalian harga di tengah krisis global
Indonesia
•
21 May 2026

Bahan bakar fosil pendorong utama krisis iklim
Indonesia
•
21 May 2026
