Demi stabilkan harga, Myanmar umumkan pembebasan pajak sementara atas impor ‘high-speed diesel’

Sejumlah perahu terlihat di Sungai Yangon di Yangon, Myanmar, pada 28 September 2025. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)

Pembebasan pajak atas HSD 500 ppm di Myamnar, yang sebagian besar digunakan dalam pengangkutan barang, akan membantu menstabilkan dan menurunkan harga komoditas.

 

Yangon, Myanmar (Xinhua/Indonesia Window) – Kementerian Keuangan dan Pendapatan Myanmar mengumumkan pembebasan pajak sementara atas impor solar high-speed diesel (HSD) dalam upaya untuk menstabilkan dan menurunkan harga komoditas, lapor harian resmi Global New Light of Myanmar pada Kamis (2/4).

Pembebasan pajak yang diberlakukan mulai 1 hingga 30 April tersebut ditetapkan menyusul meningkatnya harga bahan bakar global, dan kenaikan harga secara bertahap di dalam negeri yang disebabkan oleh konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, urai laporan tersebut.

Pembebasan pajak ini hanya diberlakukan untuk impor high-speed diesel (HSD 500 ppm), yang surat Pemberitahuan Pabean Impor-nya telah diajukan ke departemen bea cukai dalam jangka waktu yang ditentukan, papar laporan tersebut.

Kebijakan pembebasan pajak itu mencakup bea masuk, pajak barang khusus, pajak komersial, dan pajak penghasilan di muka sebesar dua persen atas impor solar, imbuh laporan tersebut.

Pembebasan pajak atas HSD 500 ppm tersebut, yang sebagian besar digunakan dalam pengangkutan barang, akan membantu menstabilkan dan menurunkan harga komoditas, kata laporan itu.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait