
Trump sebut akan absen dari KTT darurat G7, ragukan nilai NATO bagi AS

Foto tangkapan layar yang diabadikan pada 20 Januari 2026 ini menunjukkan sebuah gambar dari akun Truth Social milik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Xinhua)
Trump tidak akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi darurat Kelompok Tujuh (Group of Seven/G7) yang diusulkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (As) Donald Trump pada Selasa (20/1) mengatakan dirinya tidak akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) darurat Kelompok Tujuh (Group of Seven/G7) yang diusulkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Menjelang keberangkatannya ke Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, Trump menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di Gedung Putih yang diadakan untuk memperingati satu tahun masa jabatan keduanya. Trump mengatakan dirinya telah memiliki "banyak pertemuan" yang dijadwalkan di Davos, termasuk pembahasan terkait Greenland.
"Saya akan bertemu dengan pihak-pihak yang terlibat langsung," ujar Trump, di tengah meningkatnya ketegangan dengan para pemimpin Eropa setelah dia mengancam akan memberlakukan tarif tambahan terhadap sejumlah negara Eropa jika kesepakatan tidak tercapai bagi AS untuk mendapatkan Greenland.
"Dia kawan saya. Dia orang yang baik. Saya menyukai Macron, tetapi dia tidak akan menjabat terlalu lama lagi, seperti yang Anda ketahui," kata Trump merujuk tentang Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang masa jabatannya dijadwalkan berakhir pada 2027.
Dalam konferensi pers itu, Trump juga mempertanyakan apakah negara-negara sekutu di NATO akan membantu membela AS.
"Ketakutan besar saya tentang NATO adalah kami telah menghabiskan dana yang sangat besar untuk NATO, dan saya tahu kami akan datang menolong mereka, tetapi saya sungguh mempertanyakan apakah mereka akan datang untuk menolong kami," ujarnya.
Trump kembali menegaskan bahwa AS membutuhkan Greenland demi kepentingan keamanan nasional.
Ketika ditanya sejauh mana dia bersedia melangkah terkait Greenland, Trump menjawab, "Anda akan mengetahuinya."
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Houthi Yaman klaim serang target militer di Tel Aviv dan 2 kapal perang AS di Laut Merah
Indonesia
•
08 Apr 2025

Haji1441 - Prosedur haji tahun ini untuk lindungi tamu Allah (ﷻ)
Indonesia
•
31 Jul 2020

Putin sebut Rusia ingin akhiri perang di Ukraina dengan solusi diplomatik
Indonesia
•
23 Dec 2022

Australia bersiap hadapi musim puncak cuaca buruk
Indonesia
•
11 Oct 2023


Berita Terbaru

Serangan terhadap pemukim di Tepi Barat tembus 1.000 kasus tahun ini
Indonesia
•
13 Jun 2026

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol divonis 30 tahun penjara dalam kasus pengkhianatan negara
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran pastikan perundingan damai dengan AS masuki tahap akhir
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran laporkan 54 awak kapal tewas dan 253 kapal hancur sejak konflik dimulai
Indonesia
•
11 Jun 2026
