
Langkah awal akhiri krisis Ukraina masih butuh banyak upaya

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini menunjukkan sebuah tank Ukraina yang hancur dalam serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua/Peter Druk)
Trump menginginkan AS mengontrol pembangkit listrik tenaga nuklir milik Ukraina, dengan menyebutnya sebagai langkah yang diperlukan untuk melindungi negara yang dilanda perang berkepanjangan itu.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Setelah sejumlah perundingan secara tentatif mulai mendapatkan momentum, resolusi damai untuk krisis Ukraina yang berkepanjangan tampaknya bukan lagi ilusi belaka.Dalam beberapa hari terakhir, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan percakapan telepon secara terpisah dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.Percakapan via telepon tersebut membuahkan hasil yang terbatas, seperti kesiapan untuk mengakhiri konflik dan penghentian serangan secara sementara terhadap fasilitas-fasilitas energi. Putin menuntut agar Kiev tidak bergabung dengan NATO, sedangkan Zelensky menekankan soal garis batas teritorial. Sementara itu, Trump menginginkan AS mengontrol pembangkit listrik tenaga nuklir milik Ukraina, dengan menyebutnya sebagai langkah yang diperlukan untuk melindungi negara yang dilanda perang berkepanjangan itu.
Foto yang diabadikan pada 29 Maret 2023 ini menunjukkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina selatan. (Xinhua/Victor)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kelompok sipil Korea Selatan berunjuk rasa tolak latihan militer gabungan dengan AS
Indonesia
•
20 Aug 2024

Survei ungkap tingkat kepercayaan rakyat China kepada pemerintah puncaki daftar global
Indonesia
•
30 Mar 2023

COVID-19 – Israel pakai teknologi pemantauan telepon lacak Omicron
Indonesia
•
28 Nov 2021

Jumlah jamaah umroh semakin banyak dalam tiga bulan mendatang
Indonesia
•
12 Jan 2022


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
