
Trump klaim perundingan dengan Iran berlanjut meski dibantah Teheran

Sejumlah orang memegang spanduk di depan Trafalgar Square dalam aksi unjuk rasa menentang serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran di pusat kota London, Inggris, pada 21 Maret 2026. (Xinhua/Li Ying)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (24/3) mengeklaim bahwa negosiasi antara AS dan Iran masih berlanjut, meskipun Teheran membantah adanya perundingan langsung maupun tidak langsung di antara kedua pihak.
Wakil Presiden AS JD Vance, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio, utusan Gedung Putih Steve Witkoff, dan menantu Trump Jared Kushner, terlibat dalam perundingan dengan Iran, ujar Trump kepada awak media di Gedung Putih, seraya menambahkan bahwa Teheran ingin "membuat kesepakatan".
"Mereka berdiskusi dengan kami dan apa yang mereka sampaikan masuk akal," jawab Trump ketika ditanya apa yang membuatnya mempertimbangkan diplomasi dengan Iran.
Trump juga mengatakan bahwa Iran telah memberi "hadiah yang sangat besar, bernilai tinggi" kepada Washington, tetapi menolak untuk membeberkan apa tepatnya hadiah itu.
"Mereka memberikannya kepada kami, dan mereka bilang akan memberikannya, jadi bagi saya itu berarti satu hal: kami sedang berurusan dengan orang-orang yang tepat," tuturnya.
"Hadiah" tersebut "berkaitan dengan minyak dan gas ... berkaitan dengan aliran ke Selat," papar Trump seraya merujuk pada Selat Hormuz, jalur perairan yang sangat penting bagi transportasi minyak dunia.
"Upaya" telah dilakukan antara Washington dan Teheran, dan Iran bersedia mendengarkan usulan-usulan "berkelanjutan" untuk mengakhiri perang, lansir CNN pada Selasa, mengutip sumber dari Iran.
Pada Senin (23/3), Trump mengatakan Washington telah mencapai "poin-poin kesepakatan utama" dengan Iran dalam perundingan akhir pekan lalu, tetapi menolak menyebutkan nama negosiator Iran yang berunding dengan AS, seraya menyebutkan bahwa Washington telah berbicara dengan "seorang tokoh penting" di Iran.
Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin membantah telah melakukan negosiasi dengan AS, menurut laporan kantor berita resmi negara tersebut, IRNA.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Malaysia perpanjang pencarian MH370 hingga 2027, siapkan Rp1,25 triliun jika bangkai pesawat ditemukan
Indonesia
•
29 Jun 2026

Arab Saudi akan cabut pembatasan perjalanan mulai 1 Januari
Indonesia
•
14 Sep 2020

Meta hadapi gugatan kecanduan medsos, siapkan hingga 301 triliun rupiah dalam 10 tahun
Indonesia
•
27 Aug 2026

AS hapus Suriah dari Daftar Negara Pendukung Terorisme setelah 47 tahun
Indonesia
•
25 Aug 2026


Berita Terbaru

Telaah – Tiga tahun berlalu: Gaza hancur, 74.000 lebih tewas, mengapa perdamaian masih jauh?
Indonesia
•
08 Oct 2026

3 tahun berlalu, Israel masih memburu pelaku 7 Oktober: 2.000 orang disebut masih hidup
Indonesia
•
07 Oct 2026

Dari warisan apartheid hingga politik ras, ini sumber ketegangan AS–Afsel
Indonesia
•
07 Oct 2026

Pembongkaran bangunan di Yerusalem Timur catatkan rekor pengungsi terbanyak
Indonesia
•
07 Oct 2026
