
Lebih dari 4,1 juta orang jadi pengungsi internal di 4 negara sejak eskalasi Timur Tengah dimulai

Puing-puing bangunan terlihat pascaserangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 6 Maret 2026. (Xinhua/Bilal Jawich)
Kawasan Timur Tengah menjadi tempat tinggal bagi salah satu kelompok orang terbesar di dunia yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Lebih dari 4,1 juta orang menjadi pengungsi internal (internally displaced people/IDP) di Afghanistan, Iran, Lebanon, dan Pakistan sejak awal eskalasi terbaru di Timur Tengah, menurut seorang juru bicara (jubir) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (12/3).
Selain itu, sekitar 117.000 orang telah mencari suaka di negara lain, kata Stephane Dujarric, jubir utama Sekretaris Jenderal PBB, dalam briefing harian, mengutip Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR).
Dujarric mengatakan bahwa, menurut para pekerja kemanusiaan PBB, kawasan Timur Tengah menjadi tempat tinggal bagi salah satu kelompok orang terbesar di dunia yang membutuhkan bantuan kemanusiaan. "Eskalasi terbaru berisiko memperdalam penderitaan warga sipil dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada infrastruktur sipil yang sudah rapuh," katanya.
PBB dan mitra kemanusiaannya terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak di beberapa negara dan tetap siap untuk meningkatkan respons guna mendukung otoritas nasional bila diperlukan, katanya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Berantas penipuan daring, Thailand akan putuskan listrik, pasokan bahan bakar, dan internet di perbatasan Thailand-Myanmar
Indonesia
•
06 Feb 2025

Sekjen PBB ingin kembali fokus pada solusi dua negara setelah krisis Gaza
Indonesia
•
24 Nov 2023

CDC AS: Jumlah kasus terkait wabah E. coli McDonald's bertambah jadi 75
Indonesia
•
26 Oct 2024

Alasan di balik Washington tidak mendukung gencatan senjata di Ukraina
Indonesia
•
22 Mar 2023


Berita Terbaru

Analisis – Israel resmi izinkan pasukan internasional masuk Gaza, apa dampaknya bagi masa depan wilayah itu?
Indonesia
•
31 Jul 2026

Fokus Berita – Mengapa AS dan Arab Saudi tiba-tiba bersatu menyerang Irak? Ini yang dikhawatirkan para analis
Indonesia
•
31 Jul 2026

Mengapa badan intelijen baru Jepang memicu perdebatan? Ini yang dipersoalkan para kritikus
Indonesia
•
31 Jul 2026

Hamas setujui rencana pelucutan senjata bertahap di Gaza, gencatan senjata masuki babak baru
Indonesia
•
31 Jul 2026
