Trump akan dukung serangan Israel jika pembicaraan AS-Iran gagal

Tangkapan layar dari video yang dirilis oleh Gedung Putih memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di resor Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, AS, pada 29 Desember 2025. (Xinhua)

Washington dapat membantu Israel dalam potensi operasi terhadap infrastruktur rudal Iran, termasuk menyediakan pengisian bahan bakar di udara bagi pesawat pasukan penjajah tersebut serta membantu mengamankan izin melintasi wilayah udara dari negara-negara kawasan terkait.

 

Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa dia akan mendukung serangan Israel terhadap program rudal balistik Iran jika perundingan antara Washington dan Teheran gagal, demikian dilaporkan media AS pada Ahad (15/2).

Trump menyampaikan pernyataan tersebut saat dirinya bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu di Mar-a-Lago, Florida, pada Desember lalu, menurut laporan CBS News mengutip dua sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Para pejabat militer dan intelijen AS juga telah membahas bagaimana Washington dapat membantu Israel dalam potensi operasi terhadap infrastruktur rudal Iran, termasuk menyediakan pengisian bahan bakar di udara bagi pesawat Israel serta membantu mengamankan izin melintasi wilayah udara dari negara-negara kawasan terkait, menurut laporan tersebut.

Namun, Yordania, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab secara terbuka menyatakan bahwa mereka tidak akan mengizinkan wilayah udara mereka digunakan untuk serangan apa pun terhadap Iran, maupun bagi Iran untuk melancarkan serangan terhadap negara lain.

Juga pada Ahad, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan dalam kunjungannya ke Slovakia bahwa dia lebih memilih menyelesaikan ketegangan dengan Iran melalui jalur diplomatik.

Putaran kedua perundingan nuklir antara AS dan Iran dijadwalkan akan digelar di Jenewa pada Selasa (17/2). Rubio mengonfirmasi bahwa utusan AS Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, akan mewakili Washington dalam perundingan tersebut.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait