Mantan presiden Suriah uraikan detail pelariannya dari Damaskus ke Rusia

Foto yang diabadikan pada 19 Mei 2023 ini menunjukkan Bashar al-Assad, yang kala itu menjabat presiden Suriah, sedang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Liga Arab ke-32 di Jeddah, Arab Saudi. Al-Assad pada Senin (16/12) merilis pernyataan publik pertamanya sejak meninggalkan Damaskus pada 8 Desember 2024. Pernyataan tersebut memerinci momen-momen kekacauan yang mengarah pada pelariannya ke Rusia, tempat dirinya memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai presiden Suriah usai kelompok...
Mantan presiden Suriah Bashar al-Assad bersikeras bahwa dia tidak merencanakan pelariannya dan tetap berada di Damaskus hingga 8 Desember dini hari, menangani tanggung jawabnya.
Damaskus, Suriah (Xinhua/Indonesia Window) – Mantan presiden Suriah Bashar al-Assad pada Senin (16/12) merilis pernyataan publik pertamanya sejak meninggalkan Damaskus pada 8 Desember 2024, menuturkan secara rinci momen-momen kekacauan yang mengarah pada pelariannya ke Rusia.Pernyataan itu, yang dirilis via akun Telegram milik Kepresidenan Suriah, membahas berbagai rumor seputar pelarian al-Assad dan kejatuhan pemerintahannya usai konflik sipil selama lebih dari 13 tahun.Al-Assad bersikeras bahwa dia tidak merencanakan pelariannya dan tetap berada di Damaskus hingga 8 Desember dini hari, menangani tanggung jawabnya. Saat kelompok-kelompok militan memasuki ibu kota Suriah tersebut, dia berkoordinasi dengan "sahabat-sahabat Rusia" untuk mengungsi ke Latakia, sebuah provinsi pesisir di Suriah, dengan tujuan untuk melanjutkan pengarahan operasi militer dari provinsi itu, imbuh al-Assad.Namun, setibanya di Pangkalan Udara Hmeimim milik Rusia, al-Assad menyadari bahwa semua posisi militer Suriah yang tersisa telah lumpuh, dan pasukan darat telah mundur dari garis depan, kata pernyataan itu.Seiring dengan situasi yang makin memburuk, dan karena pangkalan Rusia itu sendiri menghadapi serangan drone, al-Assad berkata Moskow mengatur evakuasi secepatnya ke Rusia pada 8 Desember malam.
Foto yang diabadikan pada 8 Desember 2024 ini menunjukkan kepulan asap tebal pascaledakan di Damaskus, Suriah. Aliansi militan Suriah merebut kendali penuh atas Damaskus pada 8 Desember 2024, sekaligus mengakhiri kekuasaan Bashar al-Assad. Kementerian Luar Negeri Rusia merilis pernyataan yang menyebutkan bahwa al-Assad telah "memutuskan untuk menanggalkan jabatan kepresidenan dan meninggalkan Suriah, seraya memberikan instruksi untuk pemindahan kekuasaan secara damai." (Xinhua/Monsef Memari)
Rakyat Suriah berkumpul di Damaskus, Suriah, pada 8 Desember 2024. Aliansi militan bersenjata Suriah merebut kendali penuh atas Damaskus pada 8 Desember 2024, sekaligus mengakhiri kekuasaan Bashar al-Assad. Kementerian Luar Negeri Rusia merilis pernyataan yang menyebutkan bahwa al-Assad telah "memutuskan untuk menanggalkan jabatan kepresidenan dan meninggalkan Suriah, seraya memberikan instruksi untuk pemindahan kekuasaan secara damai." (Xinhua/Str)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Sorotan berbagai komentar tentang kunjungan Xi Jinping ke Vietnam
Indonesia
•
15 Dec 2023

PM Kanada gelar pertemuan darurat terkait krisis kebakaran hutan
Indonesia
•
18 Aug 2023

China desak AS, Inggris, dan Australia untuk hentikan tindakan proliferasi nuklir
Indonesia
•
07 Jun 2023

Dubes Saudi: Radikalisme bukan dari Arab
Indonesia
•
07 Nov 2019
Berita Terbaru

Netanyahu sebut perang Gaza bisa berlanjut jika tak tercapai kesepakatan dengan Iran
Indonesia
•
16 Feb 2026

Trump akan dukung serangan Israel jika pembicaraan AS-Iran gagal
Indonesia
•
16 Feb 2026

Fokus Berita – Teheran kukuh pertahankan garis merah untuk pembicaraan putaran kedua dengan AS di Jenewa
Indonesia
•
16 Feb 2026

Takut berperang, Israel ‘bayar’ lebih dari 50.000 tentara asing selama genosida di Gaza
Indonesia
•
14 Feb 2026
