
Truk tambang listrik murni digunakan di China, bantu pangkas biaya dan emisi karbon

Sebuah truk tambang 200 ton bertenaga listrik murni dioperasikan di sebuah tambang batu bara di Provinsi Shanxi, China utara, untuk membantu dalam peningkatan industri di daerah penghasil batu bara utama di China tersebut. (Xinhua)
Truk tambang bertenaga listrik murni buatan China menggunakan sekitar 12.000 kilowatt-jam listrik per hari, yang berarti memangkas biaya operasional sebesar 40 persen.
Taiyuan, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah truk tambang 200 ton bertenaga listrik murni telah beroperasi di sebuah tambang batu bara di Provinsi Shanxi, China utara, untuk membantu dalam peningkatan industri di daerah penghasil batu bara utama di China tersebut.Kendaraan ini dapat mengangkut batu bara mentah secara kontinu selama rata-rata enam jam per pengisian daya dan saat ini digunakan di Tambang Batu Bara Anjialing yang dioperasikan oleh ChinaCoal Pingshuo Group Co., Ltd.Dengan mengganti alat berat tradisional berbahan bakar minyak (BBM) dengan model bertenaga listrik ini, operasi penambangan dapat memangkas konsumsi BBM hingga 600 ton per tahun di area tambang terbuka, sekaligus mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 1.800 ton per tahun di area penambangan.Pengembang dan produsen truk tersebut, Hunan Xiangdian Green Energy Intelligent Control Co., Ltd., merupakan produsen truk dan lokomotif listrik yang digunakan untuk pertambangan di China.Ji Wei, manajer umum perusahaan tersebut, menjelaskan bahwa dibandingkan dengan truk tambang 220 ton berbahan bakar tradisional yang menghabiskan sekitar 4.000 liter BBM per hari, kendaraan listrik murni ini menggunakan sekitar 12.000 kilowatt-jam listrik per hari, yang berarti memangkas biaya operasional sebesar 40 persen.Perusahaan tambang tersebut berencana untuk membeli lebih banyak lagi kendaraan tambang listrik guna mengurangi konsumsi energi dalam kegiatan pertambangannya.
Foto tak bertanggal ini menunjukkan panorama lahan pertanian di sebuah bekas pertambangan yang direstorasi di Provinsi Shanxi, China utara, sebuah provinsi yang dikenal kaya akan sumber daya batu bara. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Spesies tumbuhan langka ‘Isotrema leyeense’ diidentifikasi di Guangxi, China
Indonesia
•
07 Feb 2025

Feature – Mengapa Indonesia tak pernah menemukan dinosaurus? Pameran ini ungkap alasannya
Indonesia
•
26 Jul 2026

Suhu Antarktika di atas 20 derajat Celsius, tertinggi dalam sejarah
Indonesia
•
14 Feb 2020

Seni gua tertua di dunia ditemukan di Sulawesi
Indonesia
•
22 Jan 2026


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
