
Penelitian jelaskan mengapa pengobatan kanker yang menjanjikan picu efek samping serius

Ilustrasi. (CDC on Unsplash)
Protein MCL-1, target utama dalam pengembangan obat kanker, tidak hanya berperan dalam mencegah kematian sel pada sel kanker, tetapi juga memasok energi ke sel normal.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah penelitian mengungkap informasi baru tentang penyebab efek samping serius yang berkaitan dengan beberapa pengobatan yang menjanjikan untuk kanker.Sejumlah ilmuwan telah menemukan bahwa protein MCL-1, target utama dalam pengembangan obat kanker, tidak hanya berperan dalam mencegah kematian sel pada sel kanker, tetapi juga memasok energi ke sel normal, menurut sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa (8/7) oleh Walter and Eliza Hall Institute of Medical Research (WEHI) di Melbourne.Akibatnya, obat yang menghambat MCL-1 dapat secara tidak sengaja merusak jaringan sehat yang mengandalkan protein ini untuk mendapatkan energi, terutama pada organ dengan kebutuhan energi tinggi seperti jantung dan hati, yang memicu efek samping parah yang muncul dalam uji klinis, kata WEHI.Temuan baru ini mengklarifikasi bahwa efek samping ini mungkin berhubungan dengan peran penting protein itu dalam produksi energi seluler, yang memungkinkan pengembangan terapi kanker yang lebih aman dan lebih tertarget serta mampu mengurangi kerusakan pada jaringan sehat tetapi tetap efektif melawan kanker."Jika kita dapat mengarahkan penghambat MCL-1 secara khusus ke sel-sel tumor dan menjauhi sel-sel jantung dan jaringan sehat lainnya, kita mungkin dapat secara selektif membunuh sel-sel kanker tanpa merusak jaringan yang sehat," kata kepala laboratorium WEHI yang juga merupakan salah satu peneliti senior dalam studi ini, Andreas Strasser.Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science ini juga membuka jalan bagi terapi kombinasi yang lebih aman dengan memungkinkan pemberian dosis dan penggabungan MCL-1 yang lebih cerdas dengan pengobatan lain untuk mengurangi toksisitas.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Provinsi pegunungan di China akan bangun tiang pengisian daya kendaraan listrik di setiap kota
Indonesia
•
27 Aug 2023

Ladang minyak kuno di Jilin China pelopori produksi ‘nol karbon’
Indonesia
•
07 Oct 2023

Transplantasi jantung tanpa waktu iskemik pertama di dunia berhasil dilakukan di Taiwan
Indonesia
•
20 Apr 2025

Tim ilmuwan kembangkan sirkuit cahaya dalam satu cip untuk aplikasi kuantum dan AI
Indonesia
•
26 May 2026


Berita Terbaru

Obat berbasis tembaga terbukti kurangi protein beracun Alzheimer, tingkatkan memori spasial
Indonesia
•
16 Jun 2026

China ciptakan ‘silikon termurni’ di dunia, berhasil produksi massal silikon-28 ultra murni
Indonesia
•
16 Jun 2026

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026
