Toyota pangkas produksi 100.000 mobil hingga 2027, imbas konflik Timur Tengah dan harga BBM

Sejumlah jurnalis mengamati Toyota RAV4 2026 terbaru dalam acara Pratinjau Media Pameran Otomotif Chicago (Chicago Auto Show) 2026 di McCormick Place, Chicago, Amerika Serikat, pada 6 Februari 2026. (Xinhua/Joel Lerner)

Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Toyota Motor Corp. berencana memangkas produksi di luar negeri sebanyak sekitar 100.000 unit kendaraan hingga Februari 2027, memperluas rencana pemangkasan sebelumnya, lapor harian Nikkei pada Selasa (23/6).

Produsen otomotif asal Jepang itu menyebutkan bahwa gangguan logistik yang berkaitan dengan konflik Timur Tengah dan melemahnya permintaan konsumen yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar telah membebani penjualan. Pemangkasan produksi itu terutama akan menyasar model-model berbahan bakar bensin yang ditujukan untuk pasar Timur Tengah dan Asia.

Sebelumnya, Toyota telah berencana memangkas produksi di luar negeri sebanyak sekitar 38.000 unit kendaraan antara Mei dan November tahun ini, tetapi kemudian memperluas pengurangan itu menjadi sekitar 83.000 unit untuk periode Juni-November.

Laporan tersebut menguraikan bahwa harga energi yang tetap tinggi menghambat penjualan mobil, dengan sebagian konsumen menunda pembelian dan permintaan secara keseluruhan menunjukkan tren penurunan.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait