
Survei: Pemimpin daerah di Jepang skeptis soal upaya negara atasi penurunan angka kelahiran

Lebih dari 80 persen warga Jepang merasa waspada akan potensi dampak penurunan angka kelahiran di negara itu terhadap masyarakat, menurut survei yang dilakukan lembaga penyiaran publik NHK. (Xinhua)
Total tingkat kesuburan Jepang, yang memperkirakan rata-rata jumlah anak yang akan dimiliki seorang wanita semasa hidupnya, mencapai rekor terendah di angka 1,20 pada 2023, padahal tingkat kesuburan harus mencapai angka 2,07 untuk mempertahankan populasi.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Gubernur dan wali kota di seluruh Jepang mengungkapkan skeptisisme tentang kemampuan negara itu untuk dapat membalikkan penurunan angka kelahiran per 2030 nanti, menurut survei terbaru yang dilakukan media setempat.Meskipun pemerintah telah mengambil "langkah-langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya" untuk mengatasi tantangan tersebut, termasuk meningkatkan tunjangan anak dan jatah cuti orang tua, 79 persen responden mengungkapkan keraguan bahwa upaya ini akan menghasilkan peningkatan signifikan, menurut survei yang dilakukan oleh kantor berita nasional Kyodo.Menurut Kementerian Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Kesejahteraan Jepang, total tingkat kesuburan, yang memperkirakan rata-rata jumlah anak yang akan dimiliki seorang wanita semasa hidupnya, mencapai rekor terendah di angka 1,20 pada 2023, padahal tingkat kesuburan harus mencapai angka 2,07 untuk mempertahankan populasi. Pemerintah telah melabeli periodenya hingga tahun 2030 sebagai "kesempatan terakhir" untuk membalikkan tren penurunan tersebut.
Anak-anak mengamati deretan bendera berbentuk ikan koi, yang dikenal sebagai koinobori, di Fudobashi, Kota Koshigaya, Prefektur Saitama, Jepang, pada 5 Mei 2022. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pejabat sebut China berkontribusi aktif bagi tata kelola iklim global
Indonesia
•
22 Oct 2022

Saudi luncurkan “Manaratul Haramain” untuk belajar ilmu Islam
Indonesia
•
02 May 2020

Kontaminasi susu formula sebabkan kasus botulisme pada bayi di AS terus meningkat
Indonesia
•
21 Nov 2025

Masalah keamanan hambat pengiriman bantuan di Gaza
Indonesia
•
23 May 2025


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
