
Pelampung bertenaga ombak catat data Topan Saola di China selatan

Seorang pekerja membersihkan dedaunan di sepanjang jalan Shennan di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 2 September 2023. Topan Saola, topan kesembilan tahun ini, menghantam Kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan, pada Sabtu (2/9) pukul 03.30. (Xinhua/Liang Xu)
Topan Saola mendarat di Kota Zhuhai pada 2 September pukul 03.30 waktu setempat, dengan kecepatan angin maksimum 42 hingga 46 meter per detik di dekat pusatnya.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah pelampung observasi terapung bertenaga ombak in-situ mencatat data tentang Topan Saola, topan kesembilan tahun ini berdasarkan penghitungan yang dilakukan otoritas meteorologi China, menurut Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Pelampung tersebut diluncurkan di sebuah peternakan laut di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan, oleh Institut Konversi Energi Guangzhou (Guangzhou Institute of Energy Conversion/GIEC), yang berada di bawah naungan CAS.Pelampung itu mengambil data video secara langsung dan merekam proses pembentukan, perkembangan, serta berakhirnya topan super tersebut saat melewati wilayah itu.Pelampung tersebut memiliki tenaga listrik energi ombak terpasang sebesar 10 kilowatt. Pelampung itu dapat dengan stabil menghasilkan level voltase mulai dari 12 volt hingga 380 volt, serta berbagai jenis daya standar, termasuk arus bolak-balik (AC) dan searah (DC).Topan Saola mendarat di Kota Zhuhai pada 2 September pukul 03.30 waktu setempat, dengan kecepatan angin maksimum 42 hingga 46 meter per detik di dekat pusatnya.Selain itu, pelampung tersebut juga mengambil data secara waktu nyata (real-time) mengenai kondisi laut dalam topan-topan lainnya, termasuk Topan Talim dan Topan Doksuri.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi tentang paus terdampar diluncurkan setelah 2 kasus massal di Selandia Baru
Indonesia
•
13 Oct 2022

Peneliti Spanyol gunakan ‘drone’ dan AI untuk identifikasi gandum yang tahan terhadap perubahan iklim
Indonesia
•
01 May 2026

Studi ungkap terapi akupunktur dapat bantu obati kecanduan opioid
Indonesia
•
11 Jul 2024

Studi ungkap material kaca di tanah Bulan simpan air dari berbagai sumber
Indonesia
•
12 May 2024


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
