
Kanada umumkan investasi untuk pengamatan Bumi melalui satelit

Foto ini merupakan presentasi artistik dari RADARSAT-2 yang dirilis oleh Badan Antariksa Kanada (Canadian Space Agency/CSA). (Xinhua/CSA)
Investasi untuk pengamatan Bumi melalui satelit oleh Kanada akan dilakukan melalui inisiatif RADARSAT+ yang mencakup antara lain proyek untuk merancang, membangun, dan meluncurkan satelit pengganti RADARSAT Constellation Mission (RCM).
Ottawa, Kanada (Xinhua) – Menteri perindustrian Kanada pada Rabu (18/10) mengumumkan investasi sebesar 1,012 miliar dolar Kanada bagi Badan Antariksa Kanada (Canadian Space Agency/CSA) selama 15 tahun ke depan untuk mendukung kebutuhan data pengamatan Bumi melalui satelit.Pendanaan tersebut akan digunakan untuk RADARSAT+, sebuah inisiatif yang bertujuan memastikan akses yang berkesinambungan, efisien, dan berkelanjutan terhadap data pengamatan Bumi yang penting dan berkualitas tinggi bagi Kanada, ujar Francois-Philippe Champagne, yang menjabat sebagai menteri inovasi, ilmu pengetahuan, dan industri Kanada sekaligus menteri yang bertanggung jawab atas CSA.Menurut CSA, portofolio RADARSAT+ mencakup antara lain proyek untuk merancang, membangun, dan meluncurkan satelit pengganti RADARSAT Constellation Mission (RCM), serta proyek untuk memprakarsai pendefinisian sistem satelit berdaulat nasional generasi keempat yang akan menggantikan RCM.Tiga misi satelit telah diluncurkan sebagai bagian dari program RADARSAT, yakni RADARSAT-1, RADARSAT-2 dan RCM. Ketiga misi tersebut menjadikan Kanada sebagai yang terdepan di dunia dalam teknologi Radar Apertur Sintetis (Synthetic Aperture Radar) berbasis ruang angkasa, ungkap CSA.Data satelit merupakan kunci untuk membuat keputusan berbasis ilmu pengetahuan di berbagai bidang, mulai dari adaptasi perubahan iklim dan perlindungan lingkungan hingga pengelolaan sumber daya alam negara secara lebih baik dan pembangunan ketahanan di wilayah-wilayah yang rentan, seperti di Kanada Utara, lanjut CSA.*1 dolar Kanada = 11.541 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Produk teknologi yang patut diperhatikan di Consumer Electronics Show 2023
Indonesia
•
04 Jan 2023

Ilmuwan China kembangkan chip magnetik presisi tinggi
Indonesia
•
03 Jul 2021

AI perkuat prakiraan cuaca ekstrem di Kanada jadi lebih akurat
Indonesia
•
10 Apr 2026

NASA luncurkan misi baru untuk survei seluruh air di Bumi
Indonesia
•
17 Dec 2022


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
