
Pakar Spanyol pertanyakan langkah-langkah untuk larang TikTok

Foto yang diabadikan pada 21 Agustus 2020 ini menunjukkan logo Kantor TikTok Los Angeles di Culver City, Los Angeles County, Amerika Serikat. (Xinhua)
TikTok dilarang di AS, dengan rancangan Undang-Undang (RUU) untuk melarang aplikasi itu diluncurkan oleh para senator AS, yang mengatakan aplikasi tersebut menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional.
Barcelona, Spanyol (Xinhua) – Pelarangan potensial terhadap TikTok, sebuah platform media sosial milik raksasa teknologi China ByteDanc, yang diajukan oleh anggota parlemen Amerika Serikat (AS) dengan alasan masalah keamanan nasional "jelas" bermotivasi politik, demikian disampaikan seorang pakar Spanyol."Jelas ada kampanye politik terhadap TikTok karena itu adalah perusahaan China, itu tampak jelas bagi saya," kata Carme Ferre-Pavia, profesor studi komunikasi di Universitas Otonomos Barcelona (Autonomous University of Barcelona), kepada Xinhua dalam wawancara pada Jumat (10/3).Ferre-Pavia mengatakan dia tidak melihat perbedaan karakteristik antara TikTok dan Facebook maupun WhatsApp."Yang saya lihat adalah ancaman kebocoran ada di mana-mana," jelas sang profesor.Ferre-Pavia menunjukkan bahwa jika ada kekhawatiran kebocoran informasi rahasia dari perangkat resmi atau pemerintah, semua aplikasi media sosial mungkin harus dilarang dari pertemuan atau lingkungan tertentu, tanpa harus menuding TikTok secara tidak adil.
Foto yang diabadikan pada 1 Desember 2020 ini menunjukkan sebuah ponsel yang menjalankan aplikasi TikTok di Kairo, Mesir. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Foto yang diabadikan pada 11 Agustus 2020 ini menunjukkan sebuah ponsel yang menjalankan aplikasi TikTok di London, Inggris. (Xinhua/Ray Tang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menlu Mesir dan utusan AS bahas rencana rekonstruksi Gaza
Indonesia
•
08 Mar 2025

Resensi Buku: Kok Bukan Aku yang Jadi Tuhan? Ketika Bocah Berfilsuf
Indonesia
•
09 Oct 2022

Pakar: AS abaikan ‘Long COVID’ yang lumpuhkan kehidupan masyarakat
Indonesia
•
21 Sep 2022

Penelitian: Tidur lebih lama bantu kurangi asupan kalori
Indonesia
•
10 Feb 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
