
Thailand laporkan suspek pertama varian mpox yang lebih menular

Ambulans terlihat di luar Bandar Udara Suvarnabhumi di Bangkok, Thailand, pada 21 Mei 2024. (Xinhua/Rachen Sageamsak)
Thailand melaporkan suspek pertama varian virus mpox yang lebih menular di wilayahnya, yakni seorang pria asal Eropa yang diketahui melakukan perjalanan ke Afrika sebelum memasuki negara Asia Tenggara itu pekan lalu.
Bangkok, Thailand (Xinhua/Indonesia Window) – Thailand melaporkan suspek pertama varian virus mpox yang lebih menular di wilayahnya, yakni seorang pria asal Eropa yang diketahui melakukan perjalanan ke Afrika sebelum memasuki negara Asia Tenggara itu pekan lalu, kata sejumlah pejabat kesehatan Thailand pada Rabu (21/8).Menurut Departemen Pengendalian Penyakit (Department of Disease Control/DDC) Thailand, pria berusia 66 tahun tersebut didiagnosis menderita mpox dan dikarantina di rumah sakit. Sementara itu, sejumlah tes lanjutan sedang dilakukan untuk memastikan apakah pasien tersebut terinfeksi galur Clade 1b dari penyakit itu, mengingat pemeriksaan awal menunjukkan bahwa galur yang menginfeksi pasien itu bukanlah galur Clade 2 yang tingkat keparahannya lebih rendah dan pernah ditemukan sebelumnya di negara tersebut.Individu yang terinfeksi itu tiba di Thailand pada 14 Agustus dengan menumpang penerbangan lanjutan dari Timur Tengah, kata Direktur Jenderal DDC Thailand Thongchai Keeratihattayakorn, seraya menambahkan bahwa pihak berwenang telah mengirim sebuah tim untuk melacak dan memantau 43 orang yang memiliki kontak dekat dengan pria itu.Otoritas Thailand terus meningkatkan langkah-langkah pencegahan di tengah lonjakan kasus mpox di Afrika dengan menerapkan pemeriksaan kesehatan di titik-titik kedatangan internasional, termasuk pemeriksaan suhu tubuh dan observasi ruam kulit, kata Thongchai dalam konferensi pers.Dia menuturkan bahwa Thailand mendeteksi kasus mpox pertamanya pada 2022. Lebih dari 800 kasus mpox Clade 2 telah dilaporkan sejauh ini, dengan sekitar 140 kasus tercatat pada tahun ini.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekan lalu menyatakan wabah mpox sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC) di tengah meningkatnya jumlah kasus varian baru mpox yang lebih mematikan yang dilaporkan di seluruh dan di luar Afrika.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Dana Investasi Rusia dan Hetero produksi 100 juta Sputnik V di India
Indonesia
•
28 Nov 2020

Duka dan ketakutan selimuti penduduk Gaza di tengah serangan udara Israel
Indonesia
•
07 Aug 2022

Sejumlah ahli sebut risiko epidemi mpox di Eropa rendah meski terdapat varian baru
Indonesia
•
20 Aug 2024

COVID-19 – Badan kesehatan UE minta Eropa bersiap hadapi gelombang baru
Indonesia
•
21 Sep 2022


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
