Pakar Swedia sebut teori Nord Stream terbaru "palsu, bodoh, dan tidak masuk akal"

Foto dari udara yang disediakan oleh Garda Pantai Swedia pada 28 September 2022 ini memperlihatkan kebocoran gas di jalur pipa Nord Stream 1. (Xinhua/Garda Pantai Swedia)
Teori ledakan Nord Stream yang dibuat oleh media Amerika Serikat dan Jerman menyebutkan bahwa ada pelaku nonnegara yang bertanggung jawab atas ledakan jalur pipa gas tersebut yang terjadi pada September 2022.
Stockholm, Swedia (Xinhua) – Seorang pakar asal Swedia membantah klaim yang dibuat oleh media Amerika Serikat (AS) dan Jerman bahwa ada pelaku nonnegara yang bertanggung jawab atas ledakan jalur pipa gas Nord Stream pada September lalu.Pada Selasa (7/3), The New York Times mengutip informasi intelijen baru yang mengindikasikan bahwa sebuah kelompok pro-Ukraina melakukan serangan terhadap jalur pipa gas Nord Stream. Namun, surat kabar itu gagal mengidentifikasi sumber klaim bahwa sebuah perahu pesiar (yacht) sewaan digunakan untuk melancarkan aksi tersebut.
Foto dari udara yang disediakan oleh Garda Pantai Swedia pada 28 September 2022 ini menunjukkan kebocoran keempat di jalur pipa Nord Stream 2 di zona ekonomi eksklusif Swedia. (Xinhua/Garda Pantai Swedia)
Foto yang diabadikan di Arlington, Virginia, AS, ini menunjukkan sebuah layar yang menampilkan Presiden AS Joe Biden dan Kanselir Jerman Olaf Scholz (tidak tampak dalam foto) menghadiri konferensi pers di Gedung Putih, Washington DC, pada 7 Februari 2022. Dalam konferensi pers tersebut, Joe Biden mengatakan bahwa jika tank dan pasukan Rusia melintasi perbatasan dan memasuki Ukraina, "tidak akan ada lagi Nord Stream 2", yang merujuk pada jalur pipa yang kini sudah selesai dibangun dan mengirimkan gas alam dari Rusia ke Jerman melalui Ukraina. (Xinhua/Liu Jie)
Foto yang diabadikan pada 8 Oktober 2012 ini menunjukkan peralatan jalur pipa Nord Stream sebelum upacara pembukaan sambungan gas kedua North Stream di Teluk Portovaya, sekitar 60 kilometer dari Kota Vyborg di Rusia barat laut. (Xinhua)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Rusia: Negara yang independen mungkin kena sanksi Barat juga
Indonesia
•
29 Jul 2022

China: Mayoritas negara Asia-Pasifik tak sambut baik upaya ekspansi NATO
Indonesia
•
06 Jun 2023

Hamas nyatakan setuju bebaskan sandera berkewarganegaraan AS
Indonesia
•
16 Mar 2025

Paul Biya kembali terpilih sebagai presiden Kamerun di usia 92 tahun
Indonesia
•
01 Nov 2025
Berita Terbaru

Kongres AS bantah klaim Trump soal militer Rusia dan China di Greenland
Indonesia
•
10 Feb 2026

Fokus Berita - Ilmuwan dunia pun terjerat godaan Epstein
Indonesia
•
10 Feb 2026

Sekjen PBB sebut semua permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki tidak punya validitas hukum
Indonesia
•
10 Feb 2026

Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB
Indonesia
•
09 Feb 2026
