
Feature – Terus berpindah-pindah, warga Gaza mengungsi dari Rafah dan berdesakan di daerah kumuh

Tenda-tenda sementara bagi para pengungsi Palestina terlihat di wilayah Mawasi di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 4 Juni 2024. Tentara Israel pada 7 Mei 2024 memperluas operasi militernya di Rafah, memerintahkan lebih dari 1,5 juta warga Palestina yang berlindung di sana untuk pergi ke Khan Younis dan wilayah-wilayah pusat Gaza lainnya. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Tentara Israel memperluas operasi militernya di Rafah, memerintahkan lebih dari 1,5 juta warga Palestina yang berlindung di sana untuk berpindah ke Khan Younis dan wilayah-wilayah Gaza tengah lainnya.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Ahmed Arfan (39), seorang warga Palestina yang mengungsi dari Rafah, mendirikan sebuah tenda sementara di Khan Younis, Gaza selatan, untuk keluarganya yang terdiri dari enam orang."Selama berhari-hari, saya terpaksa tidur di tempat terbuka. Saya harus menitipkan anak-anak dan istri saya ke tenda-tenda kerabat sampai akhirnya saya dapat mendirikan tenda kami sendiri," ungkap Arfan kepada Xinhua.Setelah melewati cobaan berat, Arfan menemukan sebuah area kecil di dekat tempat pembuangan sampah di wilayah Mawasi, Khan Younis, untuk mendirikan tendanya. "Sepanjang hari kami menderita karena bau busuk sampah. Nyamuk dan serangga mengganggu kami siang dan malam, tetapi saya tidak punya pilihan. Ada banyak pengungsi di sini dan tidak ada tempat lain bagi kami," ujarnya.
Tenda-tenda sementara bagi para pengungsi Palestina terlihat di wilayah Mawasi di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 4 Juni 2024. Tentara Israel pada 7 Mei 2024 memperluas operasi militernya di Rafah, memerintahkan lebih dari 1,5 juta warga Palestina yang berlindung di sana untuk pergi ke Khan Younis dan wilayah-wilayah pusat Gaza lainnya. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Warga Palestina terlihat di lokasi serangan udara Israel terhadap tenda-tenda pengungsi di dekat Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 27 Mei 2024. Sedikitnya 45 warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan, tewas dalam serangan udara Israel terhadap sejumlah tenda pengungsi di dekat Kota Rafah, demikian disampaikan otoritas kesehatan Gaza dalam sebuah pernyataan pers pada Senin (27/5). (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Anak-anak Palestina mengambil air di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 31 Mei 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden China desak upaya pemilahan sampah sebagai tren kehidupan rendah karbon
Indonesia
•
23 May 2023

Pria bunuh diri setelah tewaskan 30 orang di kamar bayi di Thailand
Indonesia
•
06 Oct 2022

China bentuk aliansi rumah sakit unggulan untuk dorong integrasi pengobatan China dan Barat
Indonesia
•
26 Feb 2025

Jumlah korban tewas akibat banjir di Bangladesh bertambah jadi 31
Indonesia
•
29 Aug 2024


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
