
Tentara AS di Korsel terciduk selundupkan dan edarkan narkoba

Sebuah upacara diadakan untuk menandai pergantian komandan di pangkalan militer Amerika Serikat di Seoul, ibu kota Korea Selatan, pada 9 November 2010. (Xinhua/Park Jin-hee)
Tentara Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan (Korsel) tertangkap menyelundupkan narkoba melalui surat militer dan mengedarkannya di Seoul.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua) – Tentara Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan (Korsel) tertangkap menyelundupkan narkoba melalui surat militer dan mengedarkannya di Seoul, lansir jaringan televisi Korsel MBC.Setelah menerima informasi intelijen dari Pasukan AS di Korea Selatan (United States Forces Korea/USFK), aparat kepolisian setempat di Pyeongtaek, yang berjarak sekitar 70 km di selatan Seoul, ibu kota Korsel, menangkap seorang wanita Korsel berusia 20 tahunan dengan tuduhan mengedarkan ganja sintetis pada April lalu.Penyelidikan kemudian berlanjut terhadap seorang tentara AS yang mengencani wanita Korsel tersebut.Sekitar 20 tentara AS terciduk sedang mengedarkan dan mengonsumsi ganja sintetis di sebuah bangunan, yang terletak sekitar 10 menit dengan berjalan kaki dari Kamp Humphreys di Pyeongtaek yang berfungsi sebagai markas besar USFK yang beranggotakan 28.500 personel.Kelompok tentara AS itu dituduh menyelundupkan ganja sintetis melalui surat militer dari daratan AS dan bertransaksi secara langsung dengan pembeli narkoba di Korsel yang dicari melalui aplikasi perpesanan.Seluruh surat militer dari luar negeri wajib melewati pemeriksaan sinar-X, tetapi sulit untuk menyaring surat yang mencurigakan karena minimnya petugas bea cukai dan ketatnya prosedur untuk memeriksa surat militer AS di bawah perjanjian antara Korsel dan AS, sebut MBC.Pihak kepolisian kemudian memanggil dan menginterogasi tentara AS yang diduga memimpin pengedaran narkoba itu pekan lalu.Tentara AS tersebut telah ditahan di fasilitas unit militer AS, sementara beberapa tentara AS lainnya yang terlibat dalam kejahatan narkoba telah dipindahkan ke daratan AS sebelum investigasi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Menlu AS: Upaya invasi China ke Taiwan 'berpotensi bencana'
Indonesia
•
04 Dec 2021

Mahadata ungkap perbedaan topik dalam ‘Dua Sesi’ China dan Kongres AS
Indonesia
•
07 Mar 2023

Pemerintah AS masuki masa ‘shutdown’ untuk kali pertama dalam hampir 7 tahun
Indonesia
•
01 Oct 2025

Kedutaan Arab Saudi di Iran resmi dibuka kembali
Indonesia
•
12 Aug 2023


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026
