
Teleskop Webb NASA abadikan potret Pillars of Creation

Foto yang diunggah di situs web NASA pada 19 Oktober 2022 ini memperlihatkan Pilar Penciptaan (Pillars of Creation) bersinar dalam sebuah kaleidoskop warna dalam tampilan cahaya inframerah dekat Teleskop Luar Angkasa James Webb milik NASA. (Sumber foto: Space Telescope Science Institute)
Pillars of Creation terlihat seperti formasi bebatuan yang megah, tetapi jauh lebih permeabel. Kolom-kolom ini terbentuk dari gas dan debu antarbintang dingin yang tampak semitransparan dalam cahaya inframerah-dekat, menurut NASA.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Teleskop Luar Angkasa James Webb milik NASA berhasil mengabadikan foto Pilar Penciptaan (Pillars of Creation) yang ikonik, lokasi terbentuknya bintang-bintang baru di dalam awan gas dan debu yang padat, kata NASA pada Rabu (19/10).Pilar-pilar tiga dimensi itu terlihat seperti formasi bebatuan yang megah, tetapi jauh lebih permeabel. Kolom-kolom ini terbentuk dari gas dan debu antarbintang dingin yang tampak semitransparan dalam cahaya inframerah-dekat, menurut NASA.Potret terbaru Pilar Penciptaan dari teleskop Webb tersebut, yang pertama kali menjadi terkenal ketika gambarnya diabadikan oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble milik NASA pada 1995, akan membantu para peneliti mengubah model pembentukan bintang mereka dengan mengidentifikasi jumlah yang jauh lebih akurat dari bintang-bintang yang baru terbentuk, serta kuantitas gas dan debu di daerah tersebut, kata NASA.Teleskop Luar Angkasa James Webb adalah observatorium ilmu luar angkasa terkemuka di dunia.Webb akan memecahkan banyak misteri di tata surya, melihat melampaui dunia yang berada jauh di sekitar bintang-bintang lain, dan menyelidiki struktur misterius dan asal-usul alam semesta kita dan tempat kita di dalamnya, menurut NASA.Webb merupakan program internasional yang dipimpin oleh NASA bersama Badan Antariksa Eropa (European Space Agency) dan Badan Antariksa Kanada (Canadian Space Agency).Nebula Tarantula
Pada 6 September lalu, Teleskop Luar Angkasa James Webb berhasil mengabadikan gambar Nebula Tarantula.Berjarak 161.000 tahun cahaya di galaksi Awan Magellan Besar (Large Magellanic Cloud), Nebula Tarantula merupakan daerah pembentuk bintang (star-forming region) terbesar dan paling terang di Grup Lokal (Local Group), kumpulan galaksi yang berlokasi paling dekat dengan Galaksi Bima Sakti. Ini adalah rumah bagi bintang terpanas sekaligus paling masif yang pernah diketahui, menurut NASA.
Foto yang diabadikan oleh Teleskop Luar Angkasa James Webb milik NASA, yang dirilis pada 6 September 2022 ini, menunjukkan daerah pembentuk bintang (star-forming region) Nebula Tarantula. (Xinhua/NASA)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Proyek digitalisasi bantu Gua Mogao di China bertahan lewati zaman
Indonesia
•
14 Jul 2023

Tim peneliti Australia identifikasi protein kunci dalam penyimpanan lemak seluler
Indonesia
•
01 Sep 2025

Rusia kembangkan sistem navigasi bulan dengan 24 satelit
Indonesia
•
03 Sep 2020

Studi sebut perubahan iklim ubah laguna pesisir jadi "sup garam" dan ganggu ekosistem
Indonesia
•
19 May 2025


Berita Terbaru

Peneliti China kembangkan baterai lithium-sulfur baru untuk bantu ‘drone’ terbang lebih jauh
Indonesia
•
12 May 2026

Aplikasi AI Libra dukung aktivitas korporasi dan bisnis
Indonesia
•
12 May 2026

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026
