
Tim riset China tingkatkan teknologi pemuliaan genomik hewan

Beberapa ekor sapi Xianan terlihat di sebuah peternakan sapi Xianan di wilayah Biyang di Zhumadian, Provinsi Henan, China tengah, pada 13 Januari 2021. (Xinhua/Xu Yanan)
Teknologi pemuliaan genomik hewan yang dikembangkan oleh tim riset ilmiah China berbentuk paket perangkat lunak yang disebut ‘HIBLUP’ yang mampu melakukan seleksi genomik dan kalkulasi pencocokan secara mandiri.
Wuhan, China (Xinhua) – Sebuah tim riset ilmiah China berhasil mengembangkan teknologi pemuliaan genomik hewan dalam bentuk paket perangkat lunak yang disebut ‘HIBLUP’ setelah melakukan studi selama lima tahun, demikian disampaikan Universitas Pertanian Huazhong pada Selasa (7/3). Perangkat lunak ini membantu meningkatkan kalkulasi mahadata untuk pemuliaan genomik.Temuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nucleic Acids Research.Dipimpin oleh Zhao Shuhong, seorang profesor di jurusan ilmu pengetahuan dan teknologi hewan di Universitas Pertanian Huazhong, tim tersebut mengatakan bahwa selama analisis, HIBLUP menyelesaikan komputasi tercepat dengan memori terendah di antara perangkat lunak yang diuji. Tim itu juga mengatakan bahwa semakin banyak jumlah individu yang dilakukan genotipe-nya menggunakan HIBLUP, semakin besar manfaat komputasinya.Menurut Zhao, HIBLUP cocok untuk kalkulasi pemuliaan genomik mahadata, serta dapat melakukan seleksi genomik dan kalkulasi pencocokan secara mandiri.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China kembangkan ‘Artificial Intelligence’ sebagai jaksa dengan akurasi 97 persen
Indonesia
•
28 Dec 2021

Misi antariksa China akan ambil sampel asteroid
Indonesia
•
19 Apr 2025

Puing-puing wahana antariksa kargo Rusia jatuh ke Samudra Pasifik
Indonesia
•
27 Feb 2025

Jubir Kemenlu China jelaskan buku putih soal kontrol fentanil
Indonesia
•
06 Mar 2025


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
