
Presiden Pakistan sebut negaranya perlu adopsi teknologi digital untuk tingkatkan ekonomi

Sebuah gerai ponsel terlihat di kota pelabuhan Karachi, Pakistan selatan, pada 24 Desember 2022. (Xinhua/Str)
Teknologi digital, yang mencakup mempelajari pengetahuan tentang teknologi keuangan dan kecerdasan buatan, dapat menjadi katalisator kemajuan bagi Pakistan.
Islamabad, Pakistan (Xinhua) – Presiden Pakistan Arif Alvi pada Kamis (9/3) mengatakan bahwa negaranya perlu mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan membuat kemajuan dalam penyampaian layanan publik."Ada kebutuhan untuk mengambil keputusan dini dalam teknologi dan mengimbangi kecepatan dunia yang berubah dengan sangat cepat ... dan percepatan penuh dalam memperluas digitalisasi di bidang-bidang penyampaian layanan publik, termasuk perbankan daring, juga diperlukan," sebut Alvi saat menghadiri sebuah seminar tentang digitalisasi.Menekankan pada pengambilan inisiatif dalam pembelajaran dan mendapatkan keunggulan dalam teknologi, Alvi mengatakan bahwa dengan memanfaatkan teknologi digital, negara Asia Selatan itu dapat menjelajahi berbagai kesempatan bisnis yang maju di dunia yang sedang mengalami revolusi.Lebih lanjut, sang presiden mengatakan bahwa mempelajari pengetahuan tentang teknologi keuangan dan kecerdasan buatan dapat menjadi katalisator kemajuan bagi Pakistan."Mengembangkan ide-ide intelektual dan keputusan dini dalam mengimplementasikan strategi digitalisasi di berbagai bidang merupakan hal penting," katanya, menggarisbawahi bahwa selain digitalisasi, para pemangku kepentingan juga perlu membimbing para konsumen agar tidak menjadi korban penipuan daring.Selain itu, Alvi mengatakan bahwa rakyat Pakistan sudah mengadopsi teknologi ponsel, dan terdapat kebutuhan untuk membimbing mereka dalam hal manfaat dari teknologi canggih.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kapal penumpang roro raksasa buatan China bertolak menuju Italia
Indonesia
•
20 Dec 2023

Nepal tetapkan babi hutan sebagai satwa liar perusak tanaman pertanian
Indonesia
•
26 Feb 2026

COVID-19 – Kemanjuran Sputnik V Rusia 97,8 persen dalam kampanye vaksinasi UEA
Indonesia
•
30 Jun 2021

Peneliti China sintesis pati dari karbon dioksida
Indonesia
•
12 Jan 2022


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
